Rorokembang Tulungagung – Suasana kompetitif dan penuh semangat mewarnai Turnamen Jatim Pingpong yang digelar di GOR Rejo Agung. Kejuaraan tenis meja tingkat Jawa Timur tersebut diikuti sebanyak 64 klub dari berbagai daerah.
Turnamen berlangsung mulai 21 hingga 24 Mei 2026 dengan mempertandingkan kategori usia 15 tahun dan 22 tahun. Sekitar 80 persen kabupaten/kota di Jawa Timur turut ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut
Pertandingan berlangsung sengit di setiap meja pertandingan. Para atlet muda menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi meraih prestasi sekaligus menambah pengalaman bertanding di level regional.
Ketua panitia menjelaskan, Turnamen Jatim Pingpong ini menjadi event pertama berskala besar yang digelar di Tulungagung.
Irwan selaku bidang organisasi Jatim Pingpong saat dikonfirmasi
memberikan keterangan bahwa turnamen ini menjadi langkah awal untuk membangun pembinaan atlet tenis meja secara berkelanjutan di Jawa Timur, khususnya di Tulungagung.
Menurutnya, tingginya antusias peserta dari berbagai kabupaten/kota menunjukkan bahwa olahraga tenis meja masih memiliki potensi besar untuk berkembang. Karena itu, pihak panitia berencana menggelar event serupa sebanyak tiga kali dalam setahun guna memberikan ruang kompetisi bagi atlet muda berbakat.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga bertujuan mencari bibit atlet potensial yang nantinya dapat membawa nama daerah di tingkat lebih tinggi.
“Antusias peserta sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan olahraga tenis meja di Tulungagung,” ujarnya.
Irwan juga berencana menjadikan turnamen ini sebagai agenda rutin yang akan digelar tiga kali dalam setahun. Dengan kompetisi berkelanjutan, diharapkan pembinaan atlet muda tenis meja Jawa Timur semakin berkembang dan mampu mencetak atlet berprestasi.


















