ROROKEMBANG TULUNGAGUNG – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Dwijo Mukti menegaskan komitmennya dalam menjaga amanah anggota melalui penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Agenda yang dilaksanakan pada Sabtu (10/1/2026) ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas di tubuh organisasi. Sebagai salah satu koperasi pegawai yang konsisten, pelaksanaan RAT tepat waktu ini merupakan bukti bahwa mekanisme kontrol internal dan manajerial KPRI Dwijo Mukti berjalan dengan prima.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto, M.Si., memberikan pembinaan langsung kepada jajaran pengurus dan anggota yang hadir. Dalam arahannya, Dr. Slamet menggarisbawahi bahwa RAT bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan jantung dari demokrasi ekonomi koperasi.
Beliau menjabarkan bahwa sebuah pelaksanaan RAT yang berkualitas setidaknya harus memenuhi tiga tujuan utama:
-
Evaluasi Kinerja: Meninjau sejauh mana target tahun sebelumnya telah tercapai.
-
Pengesahan Laporan: Bentuk pertanggungjawaban yuridis dan finansial pengurus kepada anggota.
-
Perencanaan Strategis: Penyusunan rencana kerja dan anggaran untuk menghadapi tantangan tahun berikutnya.
“Koperasi yang sehat tidak hanya dilihat dari bangunannya, tetapi dari kepatuhan administrasinya. Saya sangat mengapresiasi KPRI Dwijo Mukti yang mampu melaksanakan RAT di awal tahun. Ini menunjukkan bahwa pengurus siap dan transparan dalam melaporkan setiap rupiah dana anggota,” ujar Dr. Slamet.
Selain aspek administrasi, Dr. Slamet Sunarto juga menyoroti pentingnya pertumbuhan volume usaha dan aset. Menurutnya, koperasi harus mampu beradaptasi agar aset yang dikelola terus berkembang, sehingga manfaat yang kembali kepada anggota dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU) maupun layanan pinjaman dapat semakin maksimal.
Di tempat yang sama, jajaran pengurus KPRI Dwijo Mukti memaparkan secara mendalam capaian kinerja selama Tahun Buku 2025. Laporan tersebut mencakup stabilitas kondisi keuangan, perkembangan unit usaha simpan pinjam, hingga rasio kesehatan koperasi yang menunjukkan tren positif.
Suasana RAT berlangsung dinamis saat memasuki sesi diskusi. Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, para anggota diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan saran, kritik, maupun ide-ide segar. Keterbukaan ini disambut baik oleh pengurus sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami menyadari bahwa kekuatan koperasi ada pada partisipasi anggotanya. Saran yang masuk hari ini akan menjadi modal kami untuk menjadikan KPRI Dwijo Mukti lebih profesional dan inovatif di tahun 2026,” ungkap salah satu pengurus.
Dengan terselenggaranya RAT ini secara tertib, KPRI Dwijo Mukti optimistis dapat terus meningkatkan perannya dalam mendukung kesejahteraan anggota serta menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang solid di Kabupaten Tulungagung.
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi kepada Redaksi kami melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108. Terima kasih.

















