ROROKEMBANG TULUNGAGUNG – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Husada, wadah ekonomi para pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Kamis (5/2/2026). Forum ini menjadi bukti nyata transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan bagi ribuan tenaga kesehatan se-Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto, M.Si. Selain sebagai ajang pelaporan pertanggungjawaban, RAT ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi peran strategis koperasi dalam menunjang kesejahteraan para pejuang kesehatan di garis terdepan.
Dalam sambutannya, Dr. Slamet Sunarto memberikan apresiasi tinggi terhadap performa manajemen KPRI Husada. Menurutnya, koperasi yang beranggotakan pegawai sektor kesehatan memiliki potensi besar karena didukung oleh tingkat kedisiplinan administrasi yang tinggi serta kepastian keanggotaan.
“Koperasi sektor pegawai seperti KPRI Husada ini memiliki fondasi yang sangat kuat. Kedisiplinan anggotanya dalam berorganisasi adalah aset yang luar biasa. Namun, saya berpesan agar pengurus tetap menjaga prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam penyaluran pinjaman. Hal ini sangat penting agar kesehatan keuangan koperasi tetap terjaga secara jangka panjang,” tegas Dr. Slamet.
Beliau juga menambahkan bahwa RAT tepat waktu merupakan indikator kesehatan organisasi yang tidak bisa ditawar. Dengan digelarnya rapat pada awal Februari, KPRI Husada membuktikan bahwa tata kelola internal mereka berjalan secara profesional.
Ketua KPRI Husada, Anna Sapti Saripah, SKM., dalam pemaparannya menyajikan laporan keuangan yang menunjukkan tren pertumbuhan aset yang positif. Sebagai koperasi yang fokus pada unit usaha simpan pinjam, KPRI Husada telah berhasil memberikan solusi finansial yang kompetitif bagi para anggotanya, mulai dari staf dinas hingga tenaga medis di tingkat puskesmas.
“Tujuan utama kami adalah kesejahteraan anggota. Pertumbuhan aset yang kita capai adalah buah dari kepercayaan seluruh tenaga kesehatan yang tergabung dalam koperasi ini. Fokus kami ke depan adalah meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih cepat, mudah, dan tetap aman,” ujar Anna Sapti Saripah.
Selain laporan finansial, forum ini juga menyoroti penguatan solidaritas antaranggota. Mengingat persebaran anggota yang mencakup seluruh puskesmas di Tulungagung, koperasi diharapkan mampu menjadi perekat bagi seluruh tenaga kesehatan melalui berbagai program manfaat ekonomi.
Suasana RAT berlangsung dinamis melalui diskusi dan evaluasi bersama. Anggota diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk memberikan masukan terkait pengembangan skema simpan pinjam yang lebih inovatif. Transparansi dalam memaparkan sisa hasil usaha (SHU) dan rencana kerja tahun 2026 menjadi poin penting yang disambut baik oleh para peserta rapat.
Dengan suksesnya pelaksanaan RAT ini, KPRI Husada semakin memantapkan posisinya sebagai mitra finansial yang andal bagi tenaga kesehatan di Tulungagung. Melalui manajemen risiko yang baik dan semangat persaudaraan yang kuat, koperasi ini optimis dapat terus tumbuh sebagai pilar ekonomi yang berkelanjutan.
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi kepada Redaksi kami melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108. Terima kasih.

















