
roro kembang – Tulungagung memang wilayah kecamatan sendang termasuk daerah rawan longsor, dan beberapa tahun lalu di desa nglurup dan nyawangan sempat mengalami pergerakan tanah,
Terjadinya hujan deras tadi malam mengakibatkan tanah longsor dan bajir , yang terjadi di bebeberapa desa di kecamatan sendang kabupaten Tulungagung, 17/6/2021
Saat di konfirmasi awak media Suji selaku kepaka desa Nglurup menjelaskan “tanah longsor yang di desanya terjadi di beberapa dusun di antaranya di sumberjo, bengkok,pokolimo dan munggur,rumah yang di terjang longsor sebanyak tujuh rumah, namun tidak ada korban jiwa, akan tetapi kerugin matrial mecapai ratusan juta, pungkasnya

Sementara itu kepala desa kedoyo Andik saat di konfirmasi awak media roro kembang .id menjelaskan, “tanah longsor yg menerjang wilayah nya tepat nya di dusun gading mengakibatkan kerusakan rumah warganya sebanyak lima rumah dan alkhamdulilah tidak ada korban jiwa meskipun kerugian matrial mencapai ratusan juta tuturnya.
Masih nampak warga bergotong royong menyingkirkan longsoran tanah yg menimbun rumah warga, di bantu oleh tagana kepolisian juga koramil sendang di beberapa tempat terjadinya bencana.

Sementara itu bencana banjir juga terjadi di sendang yg sudah terdeteksi di Desa Tugu tepat nya ditempat wisata kedung jaran mengakibatkan beberapa gasebo roboh di terjang banjir,di tempat lain jembatan di desa dono juga mengalami kerusakan. Pada kesempatan itu Bupati Tulungagung Maryoto birowo, bersama forkopimda Tulungagung sidak ke desa Nglurup untuk terkait bencana tanah longsor yang menimpa akan tetapi terbatas nya waktu tidak di lanjutkan sidak ke desa Kedoyo karena masih ada agenda lain.
Sementara itu korban bencana tanah longsor berharap bantuan dari penerintah bisa di berikan untuk perbaikan rumah. Longsor dan banjir tak lepas dari gundulnya hutan sehingga dua bencana ini beriringan, semoga saja kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan makin meningkat dengan peringatan bencana yang terjadi,
pewarta Teguh Santoso

















