banner 728x250

SMPN 1 Tulungagung Memungut Biaya Wisuda Berlebihan,Tak Sebanding Dengan Fasilitas Yang di Berikan

banner 120x600
banner 468x60

Rorokembang Tulungagung – Pungutan dalam peraturan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan/atau barang/jasa pada satuan pendidikan dasar yang berasal dari peserta didik atau orangtua/wali,secara langsung yang bersifat wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktu pemungutannya ditentukan oleh satuan pendidikan dasar.

banner 325x300

Sedang pengertian Sumbangan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan/atau barang/jasa yang diberikan oleh peserta didik, orang tua/wali, perseorang atau lembaga lainnya kepada satuan pendidikan dasar yang bersifat sukarela, tidak memaksa, tidak mengikat, dan tidak ditentukan oleh satuan pendidikan dasar baik jumlah maupun jangka waktu pemberiannya.

Dari dua pengertian diatas, secara jelas dibedakan Pungutan bersifat wajib dan mengikat, sementara Sumbangan bersifat sukarela dan tidak mengikat.

Seperti halnya yang terjadi di SMPN 1 Tulungagung yang telah melakukan wisuda pada 25 mei 2023 kemarin,Menurut keterangan beberapa wali murid diantaranya WT,saat di konfirmasi awak media Rorokembang.id mengenai biaya yang di tentukan oleh pihak sekolah terlalu mahal,

Mengingat fasilitas yang diberikan saat wisuda tidak sesuai dengan nominal yang di pungut oleh pihak sekolah, dengan fasilitas yang diberikan seharusnya hanya 150.000, untuk murid dan wali murid yang hadir dalam acara wisuda mengingat tidak ada nasi nya.jelas nya,

Lebih lanjut WT mengatakan ” bahkan adik adik yang mendapatkan Tugas waktu wisuda biaya rias, sampai sewa baju wali murid harus membayar sendiri lagi, tidak tergabung dengan pungutan 450.000 yang telah di kumpulkan pihak sekolah.bahkan biaya tersebut beragam,

Saya sempat tanya wali murid yang sedang nunggu putrane yang ikut menjadi petugas dalam acara ,memberikan informasi habis 500 ribu.Belum lagi beberapa hari latihan untuk gladi bersih pulang sore sore. Tuturnya.

WT, juga mengatakan pungutan sejumlah itu tidak ada rincian penggunaan yang diberikan kepada wali murid tapi sudah ditetapkan oleh pihak sekolah”.pungkasnya

Sementara itu YN salah satu wali murid SMPN 1, di tempat terpisah juga memberikan keterangan yang hampir sama merasakan keberatan,dan tidak ada penjelasan tentang rincian pengunaan yang diberikan pada wali murid tau tau di pungut sejumlah 450.000. belum lagi mengurus pendaftaran sekolah nya lagi di jenjang berikutnya. Tutur YN,

Menurut YN biaya untuk kegiatan itu tidak sampai 450.000 kalau mengacu brosur dari pihak hotel crown Victoria Tulungagung. Coba kita hitung dengan jumlah siswa yang di wisuda,

Sebanyak 428 bersama wali murid total sejumlah 856,tinggal dikalikan, 856 x 78.000 = 66.768.000 sedangkan dana yang telah terkumpul dari pungutan ke siswa 428×450.000=192.600.000 apakah biaya lainnya lebih banyak dari biaya pokok nya.mengingat, Fasilitas konsumsi hanya beberapa potong kue. Pungkas nya.

Diduga momen wisuda dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pihak sekolah.tanpa peduli dengan penderitaan para wali murid, yang harus membayar biaya untuk sekolah di jenjang berikutnya.

Pewarta T Santoso

banner 325x300