banner 728x250

Mengais Rejeki di Air Keruh

banner 120x600
banner 468x60

Tulungagung rorokembang.id– Warna air yang hitam pekat. Bila angin bertiup kencang aroma tak sedap langsung menusuk hidung.Namun air yang bercampur lumpur itu adalah sumber rejeki bagi Roso(50) dan teman teman nya . Setiap hari beberapa warga mencari cacing di sungai Ngrowo.21/5

banner 325x300

Roso bertutur“Airnya sih bau, seperti (bau) got gitu agak sangit bagaimana gitu ya. Kalau (warna airnya) normal enggak bau,” kata Roso

Meski air di sungai Ngrowo berwarna keruh dan agak hitam, tak membuat Roso berhenti mengais rezeki. Dia tetap saja turun ke sungai Ngrowo untuk mencari cacing.Nantinya cacing tersebut akan dibawanya ke peternak ikan atau pengepul,untuk ditukarkan menjadi lembaran rupiah.dan ditempatkan dalam wadah kaleng, satu kaleng cacing di hargai sepuluh ribu rupiah,

Bagi pengepul “Buat dijual lagi nanti cacingnya ke peternak ikan buat pakan ikan hias Koi ,Berta dan lain nya ,” tutur Roso

Meski kadar PH air di sungai ngrowo dikabarkan sangat buruk dan berserakan sampah, Roso tak mempedulikannya. Roso mengaku kulit nya hanya akan bau amis bila tak cepat-cepat dibilas dengan air bersih. profesi mencari cacing Sudah tiga tahun di geluti Roso, akan tetapi hanya bisa di lakukan saat musim kemarau di kala air nya surut sehingga lumpur bisa di jangkau karena cacing sutra tinggal nya di lumpur, pungkasnya.

Ternyata bukan hanya pencari cacing yg beraktifitas di sungai Ngrowo yang keruh air nya,akan tetapi juga beberapa pencari ikan yang sedang asik menebar jala untuk mencari ikan, ikan yang masih hidup di keruhnya kali ngrowo yang sempat tertangkap jala,di dominasi ikan cakar lumut dan ikan sepat, tapi yang berada di depan muncul nya air berasaldari pucangan masih ada ikan nila wader kadang kala lele,

banner 325x300