
Rorokembang Tulungagung– Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tulungagung menggelar pra Musyarawah Cabang dan pra pelantikan pengurus DPC HKTI Kabupaten Tulungagung masa bakti 2021-2026 di desa Bungur kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung (22/11/2021).
Dalam pra muscab tersebut, Eko Puguh dipercaya sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Tulungagung masa bakti 2021-2026 secara aklamasi.
Hadir dalam kesempatan itu Tengku Syaiful Ashari, Andi sunartowo, Wiwit Ardana Pengurus DPD Propinsi Jawa Timur dalam pra Muscab pelantikan tersebut,
Syaiful Ashari selaku wakil DPD Jatim mengatakan, suatu asosiasi, HKTI harus bisa meningkatkan profesionalisme kemahiran dari para anggota dengan pelatihan, adopsi informasi, transfer skil dan transfer teknologi informasi dan pertanian.
“HKTI adalah sebagai alat perjuangan petani, untuk itu mereka harus bisa berkomunikasi dengan Bupati, Wakil Bupati, dewan, TNI, Polri agar mereka betul-betul eksis,” ucap Sekertaris DPD JATIM Syaiful Ashari
Selain itu, lanjut Syaiful Ashari,wakil ketua HKTI DPD Jatim juga harus memiliki program pemberdayaan. HKTI harus mampu cepat membetuk kelompok-kelompok tani dan membuat rencana-rencana kerja untuk meningkatkan produksi petani di Kota Tulungagung.terutama segera membentuk koperasi sebagai wadah para petani.
Syaiful juga menjelaskan dengan terbentuk nya DPC Tulungagung yang saat ini dilakukan sudah 80% dan sah untuk sebuah alasan untuk memutuskan rapat dan di sahkan nanti dalam MUSCAB yang akan di tentukan minggu depan hari dan tempat di tentukan oleh ketua DPC devinitip Terpilih, Eko Puguh
Sementara itu Eko Puguh mengatakan, Mengingat Luasnya lahan pertanian di Kabupaten Tulungagung, maka dari itu DPC Kabupaten membuat program Berkebun atau urban farming yang memanfaatkan aspek vertikal.
“EP juga menuturkan untuk memenuhi ketahanan pangan Kabupaten Tulungagung, pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk memastikan bahwa Kabupaten Tulungagung memiliki ketahanan pangan sampai dengan tahun 2030.
“Kita akan sinergikan dari sekarang, karena Kabupaten Tulungagung memiliki lahan yang cukup banyak, juga memiliki IPB dan memiliki SDM yang cukup unggul dibandingkan daerah lain, jadi Tulungagung akan menjadi hak dalam bidang pertanian,
Ia juga menjelaskan, dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan rakercab dan akan melakukan maping serta akan membuat strategi untuk 5 tahun kedepan.
“Setelah itu, kita menjalankan misi misi kecil untuk mencapai big gol lima tahunan,” pungkasnya.

















