banner 728x250

Bupati Hadiri Muscab HKTI Besutan Moeldoko Kabupaten Tulungagung Pengurus Masa Bakti 2021-2026

banner 120x600
banner 468x60

Rorokembang Tulungagung– Menindaklanjuti pra-MUSCAB Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tulungagung menggelar Musyarawah Cabang dan pelantikan pengurus DPC HKTI Kabupaten Tulungagung masa bakti 2021-2026 di Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung (22/11/2021). Dalam pra muscab tersebut, Eko Puguh dipercaya sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Tulungagung masa bakti 2021-2026 secara aklamasi.

Hadir dalam MUSCAB HKTI Tulungagung di hadiri Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo, M.M., Wakil Bupati Tulungagung H.Gatut Sunu Wibowo, S.E., didampingi beberapa Kepala OPD, jajaran Forkopimda hadir Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari, Pengurus HKTI Provinsi Jawa Timur, Kepala Desa Gesikan H.Nurhadi Setiawan, S.Pd.

banner 325x300

Acara MUSCAB di buka langsung Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Tulungagung di Balai desa Gesikan Kecamatan Pakel, Senin (6/12/2021).

Dalam sambutannya Maryoto Birowo mengatakan “Secara resmi Muscab HKTI Tulungagung saya nyatakan dibuka,” “Sangat penting perlu adanya musyawarah untuk membahas berbagai masalah persoalan terkait pertanian,” jelasnya.

Maryoto menjelaskan, selama ini bidang pertanian didominasi para petani berusia tua. Karena menganggap petani bukan lagi sebuah pekerjaan menarik bagi generasi muda. Padahal kita mengetahui, masyarakat di Kabupaten Tulungagung itu 80 persen lebih kurang mata pencaharian bergerak di bidang pertanian.

“Kita menyadari generasi muda kurang berminat dibidang pertanian. Oleh karena itu satu hal penting, mereka harus diberikan inovasi dan teknologi, dengan begitu mereka akan tertarik dan intensif dalam mengelola sawah,” ungkapnya. Perlu kita ingatkan Tulungagung merupakan kabupaten penyanggah pangan di Jawa Timur, dan dari 5 daerah tersebut salah satunya adalah kota tercinta ini,” ucap nya.

Lebih lanjut Maryoto menjelaskan, selama ini Pemkab melalui Dinas Pertanian selalu berupaya dalam mencukupi kebutuhan pupuk kepada para petani.

“Salah satu langkah mengusahakan pupuk kepada para petani dengan sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang sudah ditentukan, kalau memang ada yang kurang langsung kita usulkan, dengan demikian bukan suatu masalah,”.

“Sedangkan untuk mengupayakan agar mau daftar e-RDKK, maka peran HKTI ini sangat diperlukan. Mereka nanti kita dorong gencar melakukan sosialisasi terkait hal tersebut ke para petani, dengan begitu agar petani lebih dipermudah dalam kepengurusan e-RDKK,” imbuhnya.

“Sudah saya sampaikan ke Camat dan Kades agar para petani diberi kemudahan dalam mengurusnya,” Bupati Maryoto menambahkan.

Bupati Tulungagung mengharapkan, dengan adanya Muscab HKTI agar kedepan para petani mulai mengerti teknik dalam pengelolaan lahan.

“Selain itu, adanya satu teknologi yang bisa membantu dalam bertani diantaranya berupa mesin traktor, mesin pemotong, dan mesin bajak cangkul,” harapnya.

“Dengan demikian petani dipermudah sehingga mereka tertarik, karena apapun dan bagaimanapun masalah pertanian itu sangat urgent,” pungkasnya.

Sementara itu saat di konfirmasi Ketua DPC Terpilih Eko Puguh ,dengan penuh semangat mengatakan sebagai Ketua DPC HKTI Tulungagung berjanji akan segera melakukan tindakan nyata, juga sangat fokus terhadap pemberantasan mafia SHGU yang terjadi di Tulungagung, serta berjanji akan segera mengungkap dugaan mafia SHGU yang dilakukan oleh PT.NV.Perkongsian Dagang Indoco yang ada di Kabupaten Tulungagung, dan akan mengadvokasi petani untuk mendapatkan lahan 20% dari total luas lahan PT.INDOCO” pungkas nya

Pewarta Sugeng Prayitno

banner 325x300