banner 728x250

Disbudpar Selenggarakan “Tulungagung Moslem Festival” Di Bulan Ramadhan

banner 120x600
banner 468x60

Tulungagung,-rorokembang. id.Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pengusaha ekonomi, pada momen bulan Ramadhan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) menggelar acara “Tulungagung Moslem Fashion Festival”.

Dalam acara ini dibuka langsung oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo M.M dengan mengusung tema Batik Tulungagung.

banner 325x300

Bupati Tulungagung dalam kesempatan ini berpesan kepada penyelenggara maupun peserta agar patuh menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan covid – 19.
“Festival ini merupakan kesempatan baik untuk membangkitkan usaha ekonomi kreatif khususnya batik, mengingat Tulungagung sangat berpotensi untuk mengembangkan batik tulis maupun batik print karena Batik Tulungagung sudah sangat terkenal baik lokal, regional, nasional bahkan internasional,” ujar Bupati Maryoto seusai menghadiri acara di G.O.R Lembupeteng, Sabtu (24/04/2021) sore.

Bupati melanjutkan, agar lebih dikenal banyak orang tentu dibutuhkan inovasi yang salah satunya melalui acara Tulungagung Fashion Festival ini.Oleh karena itu guna menghadapi kompetitor dipasaran yang sangat ketat, Bupati mengharap kepada para pengrajin maupun pengusaha batik lebih meningkatkan kreatifitasnya lagi guna mengikuti sesuai permintaan pasar.

“Produk Batik Tulungagung sudah mulai diperhitungkan, oleh sebab itu kami harapkan untuk pengrajin lebih kreatif serta harus bisa mengikuti sesuai permintaan dipasaran,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Disbudpar Bambang Ermawan juga menambahkan dengan dikenalnya Batik Tulungagung diluar daerah sudah luar biasa diperhitungkan seperti batik Pekalongan, Solo, Jogja dan lain sebagainya.Batik Tulungagung paling banyak, dinamis dan kreatif.

“Batik di Tulungagung itu sangat banyak, Salah satunya yaitu Batik Gading Kencana yang kemarin mendapatkan beberapa penghargaan dari ibu Gubernur Jawa Timur, dan dari Dekranasda, kemudian ada juga Gajah Mada, Barong Gung dan lainnya. Terutama untuk batik Cap saat ini perkembangannya sangat pesat. Dan yang saat ini kita sentuh adalah batik tulis yang mempunyai nilai tinggi sehingga harganya agak mahal terutama yang ada di Majan, Sendang, itu bisa mencapai diatas satu juta,” paparnya.

Bambang juga mengaku pihaknya selain memperkenalkan produk batik Tulungagung keluar daerah disamping melalui manual dengan cara mengikuti festival diluar kota pihaknya juga melakukan pemasaran secara online.

“Harapannya dengan promosi secara online, masyarakat umum juga bisa menikmati batik Tulungagung,” tandasnya.

Dengan adanya berbagai promosi ini Disbudpar juga berharap kedepannya batik Tulungagung yang sudah mendunia ini akan semakin berkembang lagi.

rorokembang Tulungagung

banner 325x300