
Rorokembang. id Tulungagung Pentingnya hutan sebagai unsur pendukung di dalam menjaga kelestarian mata air membuat keberadaanya harus dijaga. Hutan berperan dalam menyediakan tangkapan air. Sementara itu, ada salah satu objek mata air di Desa Picisan Kecamatan Sendang kabupaten Tulungagung yang in berada di bawah kaki Gunung wilis.
Tetapi, kondisi kaki Gunung wilis saat ini mengkhawatirkan dikarenakan jarang sekali pohon-pohon yang tertanam dan jika pun ada tanaman yang ditanam di sekitar lereng gunung adalah tanaman holtikultura ataupun pohon pisang, singkong, dan sejenisnya. Hal tersebut cukup berbahaya karena bisa menyebabkan longsor karena tanaman-tanaman tersebut bukan termasuk tanaman yang bisa menahan air ataupun tanah.minggu 14/11/12

Nurhasyim selaku koordinator kegiatan kali ini mengatakan “Reboisasi ini tujuannya simpel sebenarnya hanya ingin membuat yang gundul menjadi rindang, yang gersang menjadi sejuk, dan yang rapuh menjadi kuat, serta yang mengancam menjadi melindungi.
Untuk itu, hari ini alhamdulilah kami bersama para mitra juga didampingi Bapak Kades tiga desa , Bapak dari perhutani, dinas kehutanan cabang Trenggalek , serta para relawan berbagai komonitas serta masyarakat sekitar.
Saat di konfirmasi awak media rorokembang.id. Nurhasyim menuturkan.
“Di pilih nya kecamatan sendang karena merupakan tempat yang mana sering mengirim air kedaerah jeli karang rejo sehingga menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan dan fasilitas umum, misal nya, jembatan penghubung desa jeli dan kabupaten Kediri. Jebol di terjang banjir, air kiriman dari kecamatan sendang hingga saat ini jembatan tersebut belum di benai.”
Saat di singgung asal benih Nurhasyim menjelaskan asal benih yang di tanam hari ini hingga tanggal 16 berasal dari donatur dan juga dari dinas lingkungan hidup Tulungagung, sebanyak 500 pohon,sedangkan dari KPHL sendang yang di kelola oleh ketua DPRD Marsono, serta Slamet Wahyudi sebanyak 1.000 pohon pungkas NurHasyim,
Sedangkan dari pihak perhutani juga dari dinas kehutanan mengapresiasi kegiatan semacam ini karena menurutnya menjaga kelestarian alam itu bukan hanya dari pihak perhutani atau dari dinas kehutanan, akan tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama dari berbagai lini yang ada.
Saat di singgung mengenai mata air yang ada di kisaran kaki gunung Wilis yang telah ter identifikasi sebanyak 30 titik. Itu pun tidak semuanya mengalir sepanjang musim jelas nya.
Sementara itu salah satu relawan peduli Tulungagung. Keikut sertaanya di dorong oleh kerusakan alam dan perlunya kita saat ini berbenah memperbaiki alam dengan sering nya terjadi bencana banjir dan tanah longsor kala musim hujan, maka kita tergerak untuk ikut berpartisipasi melakukan reboisasi kali ini, pungkas nya.


















