banner 728x250

Warga Dusun Pabyongan Gelar Gerakan Irigasi Bersih, Pastikan Air Lancar untuk Musim Tanam

banner 120x600
banner 468x60

Rorokembang Tulungagung – Semangat gotong royong kembali terlihat di wilayah Kecamatan Sendang. Warga Dusun Pabyongan, Desa Krosok, bersama perangkat desa dan kelompok tani setempat menggelar Gerakan Irigasi Bersih (GIB) di sepanjang Saluran Irigasi Gethuk pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan aliran air ke lahan pertanian di area sekitar tetap lancar dan aman, khususnya menjelang musim tanam.

banner 325x300

Gerakan yang melibatkan puluhan warga tersebut difokuskan pada pembersihan endapan lumpur, sampah ranting, serta tanaman liar yang menyebabkan aliran air tersumbat. Beberapa titik diketahui mengalami pendangkalan, sehingga berdampak pada berkurangnya debit air yang masuk ke persawahan.

Irigasi Sebagai Nadi Pertanian

Kepala Desa Krosok menegaskan bahwa GIB yang digagas Dinas Pengairan Tulungagung sudah menjadi kegiatan rutin yang digerakkan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan sumber air pertanian.

“Irigasi Gethuk merupakan nadi pengairan bagi lahan warga. Kalau tidak dirawat, petani sendiri yang akan kesulitan. Karena itu, kegiatan ini sangat penting dan harus dijaga kesinambungannya,” ujarnya.

Partisipasi HIPPA dan Warga

Adi Sumantu, pengurus Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), menyampaikan bahwa pembersihan saluran irigasi dapat meningkatkan kualitas pengaliran air, terutama di musim hujan ketika debit air meningkat dan potensi penyumbatan lebih besar.

“Selain menjaga kelancaran air, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antarwarga. Gotong royong seperti ini adalah modal sosial yang sangat berharga,” katanya.

Sementara itu, Manto, tokoh masyarakat setempat, menambahkan bahwa GIB bukan hanya soal membersihkan saluran, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan. “Air merupakan kebutuhan utama petani. Jika irigasi lancar, tanaman pun tumbuh optimal. Kami senang karena masyarakat kompak turun bersama,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah Desa

Pemerintah Desa Krosok mengapresiasi partisipasi warga dan berencana menjadwalkan kegiatan serupa secara berkala. Mereka mendorong agar kesadaran menjaga saluran irigasi menjadi budaya bersama, bukan hanya dilakukan saat masalah muncul.

“Kesadaran masyarakat adalah kunci. Jika irigasi dijaga bersama, hasil pertanian akan lebih baik dan risiko gagal panen bisa diminimalkan,” ungkap perangkat desa.

Harapan Petani

Dengan terselesaikannya pembersihan Saluran Irigasi Gethuk, warga Dusun Pabyongan berharap hasil pertanian tahun ini semakin baik. Mereka optimistis pasokan air yang lancar akan mendukung produktivitas tanaman dan mengurangi risiko gagal panen akibat kekurangan air.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas warga desa. Gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya air dapat menjadi fondasi bagi ketahanan pangan daerah.

Suasana Kegiatan

Suasana pembersihan berlangsung penuh semangat. Warga dari berbagai kalangan turun langsung ke saluran irigasi dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sabit, dan karung untuk mengangkut lumpur serta sampah. Anak-anak muda hingga orang tua ikut serta, mencerminkan budaya gotong royong yang masih terjaga di pedesaan Tulungagung.

Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kelancaran air, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Setelah pembersihan selesai, warga berkumpul untuk beristirahat bersama, menandakan bahwa kerja kolektif membawa kebahagiaan tersendiri.

Komitmen Keberlanjutan

Gerakan Irigasi Bersih di Dusun Pabyongan menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat desa mampu menjaga sumber daya air secara mandiri. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga jaringan irigasi di Tulungagung tetap terjaga dan mendukung produktivitas pertanian.

Dengan semangat kebersamaan, warga Desa Krosok membuktikan bahwa menjaga irigasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban bersama demi masa depan pertanian yang berkelanjutan.

Pewarta T Santoso

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12)Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108 Terima kasih.

banner 325x300