
Rorokembang-Tulungagung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUTRI) Ke-76 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan peserta terbatas di halaman kantor Bupati Tulungagung, Selasa (17/8/2021).
Sayangnya, sejak tahun 2020 lalu perayaan kemerdekaan ini harus dilalui dengan suasana pandemi. Pelaksanaan upacara yang biasanya dilakukan dengan mewah, kini dilakukan dengan sederhana.
Peserta upacara pun dibatasi hingga hanya 10 persen dari biasanya, sesuai instruksi dari Menteri Dalam Negeri. Sedang lainya mengikuti upacara secara virtual.
Upacara ini dimulai pada pukul 08.00 di halaman Pemkab Tulungagung. Hanya nampak ketua DPRD dan dua wakilnya beberapa peserta dari TNI-Polri dan Satpol PP. pelajar yang biasanya mengikuti upacara tak nampak dalam upacara ini. Meski demikian, upacara ini tetap tidak mengurangi sakral nya.
Dengan mengenakan seragam berwarna putih, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menjadi Pembina Upacara 17 Agustus Ini.
Pengibaran bendera dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dengan formasi lengkap, yaitu pasukan 17, pasukan 8 dan pasukan 45.
Selepas pelaksanaan upacara, Maryoto menyampaikan harapannya pada hari kemerdekaan ini. Di hari kemerdekaan ini semua bisa bersatu mendukung pemerintah dalam memerangi pandemic yang melanda negeri ini.
“Kita harus bersatu, menghadapi pandemic ini,” kata Maryoto.
Dirinya juga meminta pada masyarakat Tulungagung untuk menjaga kemerdekaan yang direbut dengan darah pejuang. Kita hanya perlu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan ikut serta membangun negeri ini.
“Kita bangun kita isi dengan sesuatu yang berguna bagi bangsa ini,” harapnya.
Disinggung tema kemerdekaan “Indonesia tangguh Indonesia Tumbuh”? Maryoto jelaskan tangguh berarti mempertahankan kerukunan warga. Dengan kerukunan ini maka bangsa menjadi kuat dan akan tumbuh menjadi bangsa yang kuat.
“Kalau kita kompak, maka akan mencapai pembangunan yang maju bagi negara ini,” pungkasnya.

Sementara itu ketua DPRD tulungagung marsono yang dalam acara membacakan teks proklammasi saat di jumpai awak media mengatakan
Seusai upacara bendera, Marsono menyatakan HUT Kemerdekaan ke-76 RI merupakan momen untuk menyemangati nilai juang dari pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan untuk bangsa ini.
“Upacara ini merupakan momen dalam rangka menyemangati nilai juang dari pejuang yang mendahului kita” ujarnya.
Karena itu, lanjut dia, dalam berbangsa dan bernegara semua warga negara harus bertanya sumbangsih apa yang telah di darma baktikan pada bangsanegara. “Bukan justru bertanya apa yang sudah negara berikan pada kita,”pungkasya .

















