Rorokembang Tungagung — Lampu merah di Perempatan karangrejo menjadi sumber kebingungan bagi pengguna jalan.Para pengendara terkejut karena lampu merah atau traffic light di perempatan tersebut mati total selama lima hari Kondisi ini menyebabkan kekacauan lalu lintas terutama pada jam sibuk.
Namun sayangnya, belum ada tindakan yang diambil oleh pihak terkait untuk menangani masalah tersebut. Padahal, perbaikan lampu merah ini sangat penting.
Beruntungnya, kepolisian masih sesekali terlihat menjaga lalu lintas dan mengatur kendaraan roda dua dan empat yang melintas..
Upaya mereka bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas meskipun lampu merah mati.31/08/2023
Kondisi ini akhirnya menarik perhatian masyarakat, terutama mereka yang sering melintasi melalui jalur tersebut.
Salah satu pengguna jalan, Dian , “merasa heran mengapa lampu merah di Perempatan Jalan karangrejo lampu merah telah lama mati tanpa diperbaiki. “Kenapa tidak diperbaiki?” tanya Dian kepada awak media rorokembang.id.Tidak sedikit pejabat Kabupaten Tulungagung yang melintasi jalur tersebut, baik dari kota maupun ke kabupaten sebaliknya.
Hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya apakah mereka pura-pura tidak tahu atau bagaimana. Polisi pun seringkali berjaga di sana, maka seharusnya ada laporan mengenai masalah ini.
Warga Desa sembon, Kecamatan Karangrejo, yang bernama Tri juga mengeluhkan hal serupa.
Jalur ini merupakan akses utama menuju pusat pemerintahan Kabupaten Tulungagung dan kendaraan yang melintasi daerah perbatasan sangat padat.
Ia berharap agar dinas terkait dapat menangani masalah ini dengan serius dan segera mengoperasikan kembali lampu merah tersebut, bukannya membiarkannya mati. Pungkasnya
Pewarta T Santoso

















