banner 728x250

Staff Instalasi Gizi RSUD dr. Iskak, Andina Devi Arvita, S.Gz. bersama Instalasi PKRS Memberikan Tips Nutrisi untuk Pasien Kemoterapi

banner 120x600
banner 468x60

Rorokembang Tulungagung — Kanker adalah penyakit kronik yang terjadi akibat perubahan pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali. Sel ini menyerang jaringan tubuh melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, hingga dapat mengakibatkan malnutrisi dan kehilangan berat badan.
Penyebab kanker sering dikaitkan dengan faktor lingkungan (polusi, bahan kimia dan virus), perokok aktif maupun pasif, serta mengkonsumsi alkohol. Selain itu makanan yang mengandung bahan karsinogenik juga dinilai menjadi penyebabnya.

Untuk mencegah malnutrisi bagi pasien yang menjalani kemoterapi, staf instalasi gizi RSUD dr. Iskak, Andina Devi Arvita, S.Gz. bersama Instalasi PKRS memberikan tips nutrisi untuk pasien kemoterapi.
“Efek samping kemoterapi beragam seperti, mual muntah, rontok rambut, kelelahan, gangguan pencernaan, dsb. Pasien kemoterapi perlu menyiasati dengan mengonsumsi makanan dengan cara tertentu,” kata Andina.
Bagi pasien kemoterapi yang sulit menerima porsi makanan dalam jumlah besar disarankan mengomsumsi makanan porsi kecil dengan intensitas sering. Namun perlu untuk menghindari makanan berlemak tinggi dan bau makanan yang terlalu menyengat.

banner 325x300

Untuk itu pasien kemoterapi disarankan mengonsumsi beberapa makanan berikut ini:
Makanan tinggi protein
Makanan tinggi serat (sayur, buah dan kacang-kacangan)
Minum air minimal 8 gelas per hari
Dapat menambahkan rempah pada masakan (lemon, jahe, dsb)

Namun demikian, beberapa makanan juga perlu dibatasi karena dapat meningkatkan resiko menumbuhkan sel kanker. Beberapa makanan yang perlu dibatasi, antara lain:
Daging merah (daging sapi, kambing, babi, ikan tuna, dsb). Dalam seminggu pasien boleh mengonsumsi dengan batasan 500 gram.
Makanan yang mengandung zat karsinogenik (makanan yang dimasak dengan cara dibakar)
Makanan atau minuman dalam kemasan dan berpengawet

Ahli gizi juga mengatakan pasien kemoterapi dapat mengonsumsi snack 3 jam setelah makan utama. Dalam sosialisasi tersebut, petugas juga melakukan demo pembuatan snack untuk pasien kemoterapi.
Salah satu jajanan yang dapat dikonsumsi oleh pasien kemoterapi adalah snack smoothie pisang kacang hijau. Makanan ini berbahan dasar pisang, kacang hijau, madu dan susu kedelai. Untuk pengolahannya pasien dapat menggunakan alat sederhana seperti blender.
Tak sekedar mengenyangkan, Kacang hijau mengandung protein, peptida, dan asam fenolat yang berpotensi mencegah pembentukan serta penyebaran kanker. Antioksidan dalam kacang hijau juga dapat mencegah pembentukan pembuluh darah baru yang dapat menjadi jalur bagi sel kanker.

“Bagi pasien kemoterapi, diharapkan untuk mengonsumsi makanan rendah lemak, tidak terlalu menyengat, tidak mengonsumsi makanan yang diolah dengan dibakar,” pesan Andina.

Pewarta T Santoso

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12)Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108 Terima kasih.

banner 325x300