
Bahwa dengan segala dinamika diskusi di sebuah group WA OON ( ora oleh nesu ) tertangtanglah seorang Jendral AAL (purn) HS, yang berusia 61 tahun menginisiasi NGOBRAS ( ngobrol santai) di rumah nya di sebelah utara Masjid Mangunsari Tulungagung.
Dibuka dengan doa, dan dengan semangat luar biasa, Sang Jendral memulai bertutur tentang kondisi Tulungagung secara keseluruhan.
Dihadiri kurang lebih 25 peserta, isu-isu terkini mulai dibahas…..
Suguhan kopi, teh, air aqua serta rokok, seolah menjadi perekat pertemuan hari Selasa tanggal 18 Mei 2021, yang dimulai pukul 19:15 sampai dengan jam 01:00 dini hari.
Begitu gayengnya obrolan demi obrolan, dan sampailah pada topik…..”Uang parkir dibayar dobel di Tulungagung”
PUNGLIKAH……, PENGEMIS BERSERAGAM PARKIRKAH,,,,,,,atau ini salah satu aktualisasi Pengemis yang di selimuti oleh aturan……lantas muncul pertanyaan……aturan apa, aturanya siapa, kapan aturan itu diresmikan, lalu bagaimana praktek Parkir bayar dobel itu di Tulungagung selanjutnya.
Apakah ini sengaja diprogramkan oleh pemangku kebijakan…..ataukan ini PUNGLI……yang dilegalkan…..
Ikuti……penelusuran rorokembang selanjutnya.
Salam sehat buat kita semua……dan pilihlah Bahagia

















