ROROKEMBANG TULUNGAGUNG – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kedungsoko menunjukkan komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi desa. Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Jumat (9/1/2026), koperasi ini merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekspansi unit usaha baru.
Forum tertinggi koperasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto, M.Si. Kehadiran beliau menegaskan dukungan pemerintah terhadap eksistensi koperasi berbasis desa yang sehat dan transparan. Turut mendampingi, Lurah Kedungsoko M. Fauzi Setiawan, M.Psi., serta seluruh jajaran pengurus di bawah kepemimpinan Ilham Saiful Fahrodin.
Dalam arahannya, Dr. Slamet Sunarto memberikan apresiasi tinggi kepada KDMP Kedungsoko atas pelaksanaan RAT yang tepat waktu. Menurutnya, koperasi yang menggelar rapat anggota di awal tahun merupakan indikator kuat bahwa lembaga tersebut dikelola dengan tertib administrasi dan memiliki transparansi yang baik.
“RAT bukan sekadar seremonial rutin atau menggugurkan kewajiban. Ini adalah momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja secara kolektif. Koperasi yang sehat adalah koperasi yang mampu menunjukkan akuntabilitasnya di hadapan anggota sebagai pemegang kekuasaan tertinggi,” tegas Dr. Slamet.
Sorotan utama dalam RAT kali ini adalah paparan laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Ketua KDMP, Ilham Saiful Fahrodin. Di tengah dinamika harga pangan, KDMP Kedungsoko berencana meluncurkan unit usaha baru berupa Gerai Sembako.
Rencana ini bukan tanpa alasan. Gerai tersebut diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Desa Kedungsoko dengan harga yang lebih kompetitif dan terjangkau dibandingkan pasar umum. Langkah inovatif ini mendapat dukungan bulat dari seluruh anggota yang hadir karena dinilai bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian warga.
“Tujuan kami adalah kemandirian ekonomi. Dengan Gerai Sembako, keuntungan dari transaksi belanja anggota akan kembali lagi ke anggota dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU). Ini adalah siklus ekonomi dari warga, oleh warga, dan untuk warga Kedungsoko,” ungkap Ilham Saiful Fahrodin.
Pelaksanaan RAT yang berlangsung khidmat ini juga menjadi ajang diskusi interaktif. Para anggota diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan saran, masukan, hingga kritik konstruktif demi kemajuan koperasi.
Dengan restu dari Dinas Koperasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Kedungsoko, KDMP optimistis dapat bertransformasi menjadi pilar ekonomi yang tangguh. Fokus pada pemberdayaan lokal dan penyediaan layanan kebutuhan pokok diharapkan mampu menekan angka inflasi di tingkat desa serta meningkatkan taraf hidup para anggotanya.
Rangkaian acara ditutup dengan pengesahan rencana kerja tahun 2026 yang lebih progresif, menandai babak baru bagi KDMP Kedungsoko dalam melayani masyarakat.
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi kepada Redaksi kami melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108. Terima kasih.

















