banner 728x250

Pasar Hewan Terbesar di Wilayah Selatan Propinsi Jawa Timur di Resmikan Bupati

banner 120x600
banner 468x60

Rorokembang Tulungagung – Boyongan pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung di Resmikan dengan ditandai pengguntingan bunga oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., didampingi Wakil Bupati H.Gatut Sunu Wibowo, S.E., disaksikan jajaran Forkopimda dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait beserta tamu undangan lainnya.

banner 325x300

Selain itu, pembacaan doa dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., diberikan kepada pengelola pasar hewan tersebut.

Bupati Drs. Maryoto Birowo, M.M., menyebut pasar hewan di Tulungagung merupakan pasar terbesar di wilayah Provinsi Jawa Timur bagian selatan.

Pasar hewan di Tulungagung sebagai tempat transaksi penjual hewan ternak baik lembu maupun kambing dari berbagai kota maupun kabupaten di Jawa Timur wilayah selatan.

“Bupati menambahkan, pasar hewan terpadu yang baru kita buka ini dapat menampung 700 ekor lembu sedangkan kambing bisa 400 hingga 500 ekor,” kata Bupati Maryoto didampingi Wakil Bupati H.Gatut Sunu Wibowo, S.E., usai membuka pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol, Rabu (22/12/2021) Siang.

Bupati Maryoto menambahkan, boyongan pasar hewan ke tempat baru ini merupakan upaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi.

Kita menyadari pasar hewan lama di Desa Beji Kecamatan Boyolangu kurang representatif. Dalam satu pengertian untuk tempat kurang luas, dekat dengan permukiman penduduk, terlebih bersebelahan dengan lembaga pendidikan.

Sebenarnya kita sering menerima aduan bahkan complain dari masyarakat jika waktu pasaran tiba maka dari kotoran hewan ternak hembusan angin ke beberapa tempat tersebut,” tambahnya.

“Selain itu, dipandang kurang baik untuk kesehatan maka kita pindah ke pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol tersebut,” imbuhnya.

Keberadaan pasar hewan terpadu di Desa Sumberdadi ini, Bupati menjelaskan, sebagai bukti konkret Kabupaten Tulungagung merupakan barometer tempat transaksi penjualan hewan ternak terbesar di Jawa Timur wilayah selatan.

Menampung hewan ternak hingga ratusan ekor dengan harapan transaksi penjualan tersebut bisa lebih baik dibanding ditempat yang lama. Pasar hewan terpadu ini bisa menampung 700 ekor lembu sedangkan kambing bisa 400 hingga 500 ekor.pungkas nya

“Pasar hewan di Tulungagung merupakan terbesar di Jawa timur wilayah selatan karena dulu pernah menjadi Kepala Dinas Pendapatan yang membawahi pasar,” terangnya.

“Dengan kepindahan ke tempat baru ini sehingga memudahkan pedagang sebutan ‘blantik’ untuk melakukan transaksi penjualan hewan ternak baik lembu maupun kambing,” sambungnya.

Adapun sejumlah keluhan dari pedagang, lebih dalam Maryoto memaparkan tempat menaikkan ternak sebenarnya sudah dibuatkan tiga tempat.

“Kalau dipandang masih kurang karena banyaknya pedagang maka saya sudah instruksikan kepada dinas terkait segera membuatkan lagi tempat tersebut, apalagi juga tidak begitu mahal,” paparnya.

“Selain itu, untuk pengembangan pasar hewan terpadu nanti kita lihat, karena memang masih memiliki lahan diarea tersebut bisa dikembangkan,” pungkasnya.

Pewarta Teguh Santoso

banner 325x300