
Rorokembang.id Tulungagung – Tradisi malam tirakatan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI adalah tradisi masyarakat desa Krosok dan sekitarnya yang dilaksanakan pada malam tujuh belas Agustus.Dan Sebagian besar masyarakat Tulungagung. baik di daerah maupun di pedesaan melaksanakan tradisi ini, yang dilaksanakan di tiap balai desa, atau kampung. Tradisi malam tirakatan ini mulai dilakukan oleh masyarakat Tulungagung semenjak pasca ekspresi rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dicapai.
Tak ketinggalan pemerintah desa krosok, kecamatan Sendang, kabupaten Tulungagung juga melakukan kegiatan syukuran dimalam hari menjelang hari ulang tahun kemerdekaan republik indonesia yang ke 76 pada senin 16/8/21.
Namun kali ini acara yg di selenggarakan di balai desa krosok berbeda dengan tahun tahun sebelum nya. Karena saat ini dalam kondisi menghadapi pandemi covid 19.tahun sebelum nya biasanya mengelar sholawatan namun kali ini hanya tahlilan untuk mendoakan arwah para pahlawan dan pejuang yg telah rela mengorbankan jiwa dan raga nya untuk kemerdekaan bangsa ini. Serta seluruh warga di sibukan persiapan upacara di kecamatan dan stan pameran.
Yang hadir pun kali ini hanya sebatas perangkat desa BPD, LPM, beberapa tokoh serta RT, RW. dengan mematui protokol kesehatan cuci tangan dengan hansanitaser sebelum masuk balai desa , juga pakai masker.
Dalam sambutan nya kepala desa Krosok. Acara kali ini digelar sangat sederhana. Karena kondisi yg tidak memungkinkan, meskipun kita di hadapkan dengan masa sulit, dimana kita harus berperang melawan virus corona. Dan bila virus covid 19.sudah tidak ada lagi maka saya berjanji acara semacam ini akan di buat semeriah mungkin dan undanganpun tidak di batasi seperti saat ini, nanti saya wacanakan seluruh tokoh masyarakat karang taruna PKK akan di undang tirakatan sampai pagi. Namun ini nanti setelah acara selesai kita langsung pulang. Dan mewanti wanti agar senantiasa menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang virus covid 19. Dan marilah kita semua panjatkan doa agar wabah ini segera sirna sehingga kita bisa bebas beraktivitas pungkas susanto.
Seusai sambutan dari kepala desa acara tahlilan dan juga kenduri dengan ingkung sejumlah 20 ekor untuk jamuan di malam syukuran kali ini.
Pewarta Teguh Santoso

















