banner 728x250

Kajati dan Bupati Resmikan Gedung BB Kejari Tulungagung

banner 120x600
banner 468x60

ROROKEMBANG TULUNGAGUNG – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr. Mohamad Dofir, S.H., M.H., beserta rombongan hadir di kejari Tulungagung untuk meresmikan gedung barang bukti berlantai tiga. Yang menghabiskan dana Rp 897.094.000 yang tertera dalam papan nama proyek

Hadir juga dalam kesempatan itu Bupati Tulungagung Maryoto Birowo bersama wakil bupati Gatut Sunu, beserta Forkopimda, Kapolres Tulungagung, serta Dandim Tulungagung. 13/1/2022)

banner 325x300

Dalam sambutan “kajati merasa tersanjung saat meresmikan Gedung Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Tulungagung.

“Bangunan baru tiga lantai Gedung BB sangat representatif, dan megah dibangun untuk memberikan kenyamanan kepada petugas barang bukti dalam mengelola administrasinya,” ungkap nya .

Kajati Jawa Timur yang merupakan putra daerah asli Tulungagung itu menambahkan, dengan keterbatasan ruang sehingga dalam mengelola barang bukti kurang maksimal. Sedangkan untuk Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) untuk Kejari Tulungagung itu masuk di Blitar.

“Karena jika BB dititipkan di Rupbasan, sedangkan disini masuk di Blitar apabila dititipkan disitu itu terlalu jauh. Alhamdulilah, dapat hibah dari Pak Bupati sehingga bangunan ini terealisasi,” tambahnya.

“Saya senang bangga dan mengapresiasi dari Pak Bupati yang telah membantu Kejari Tulungagung untuk pembangunan gedung baru BB ini,” imbuhnya.

Dengan adanya gedung baru ini, lebih lanjut Mohamad Dofir mengharapkan untuk pegawai dilingkungan Kejari Tulungagung agar melaksanakan tugas semakin profesional, berintegritas, dan berhati nurani.“
Iya benar, dengan adanya gedung BB untuk pegawai baik jaksa maupun tata usaha harus semangat baru melaksanakan tugas sesuai tupoksi, dengan demikian penegakkan hukum di Tulungagung berjalan dengan baik dan benar sesuai aturan yang ada,” harapnya.

“Gedung bisa dipergunakan sebaik-baiknya dan harus dirawat,” sambungnya.Menurut Dia, pembangunan gedung baru ini merupakan wujud komitmen dan sinergitas antara Pemerintah kabupaten Tulungagung bersama Kejari. Tanpa hal tersebut, mungkin pembangunan tidak akan terealisasi.Selaku Kajati, menyadari selama ini semua Kejaksaan Negeri di Jawa Timur belum memiliki gedung BB semegah seperti di Tulungagung.

“Saya terus terang, untuk gedung barang bukti hanya berupa ruangan BB tapi tidak semegah ini, semua Kejari di Jawa Timur punya sebatas ruangan saja,” ujar Dia.

Lebih dalam Kajati Jawa Timur itu memaparkan, sebenarnya himbauan dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar setiap kantor Kejari memiliki gedung barang bukti.

Dengan demikian, mengharapkan kepada Kajari se-Jawa Timur sebisa mungkin mengandeng Pemerintah kabupaten setempat agar bisa merealisasikan gedung semegah ini.

“Kemarin itu dapat bantuan dari Kejagung RI untuk para Kajari, hanya saja sebatas untuk lakukan renovasi, kalau membangun gedung semegah ini kendala dana tidak mencukupi,” paparnya.“Untuk di Tulungagung merupakan kecepatan Pak Kajari dalam bersinergi dengan Pemerintah kabupaten sehingga bisa terealisasi gedung BB ini, sedangkan di Kejaksaan lain tak semegah ini,” pungkas nya.

Pewarta Teguh S

banner 325x300