banner 728x250

DPRD Tulungagung Gelar Pertunjukan Wayang Kulit dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten.

banner 120x600
banner 468x60

 

 

banner 325x300

Rorokembang  Tulungagung —  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung menggelar pertunjukan wayang kulit sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten ke-819 Acara ini berlangsung di halaman kantor DPRD Tulungagung dan dihadiri oleh anggota DPRD, Pemerintah, sekda Tulungagung, seluruh camat se kabupaten Tulungagung dan masyarakat setempat.

Kegiatan Pertunjukan wayang kulit tersebut menampilkan lakon ” Wahyu pamong sejati ” yang disajikan oleh dalang terkenal, Sigit Haryanto. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan musik tradisional dan tarian khas Tulungagung.

Dalam Sambutannya Ketua DPRD Kabupaten , Tulungagung Marsono S.sos menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya dan mengembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan budaya. “Kami berharap acara ini dapat meningkatkan kesadaran dan kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal,” kata Marsono.

Sementara itu sekda Tulungagung Tri Haryadi dalam sambutannya mengatakan

Bapak ibu sekalian yang kami hormati perlu diketahui bahwa wayang merupakan salah satu jenis,pertunjukan yang memasyarakat dan mudah diterima di semua kalangan, karena pagelaran wayang tidak sekedar tontonan atau hiburan,namun juga merupakan tuntunan dan tatanan yang mengandung nilai-nilai religius etis dan estetis,pagelaran wayang kulit yang setara dengan pendidikan budi pekerti ini diharapkan dapat memberikan solusi alternatif untuk mengatasi berbagai krisis di kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut Tri Haryadi mengatakan, wayang kulit merupakan salah satu warisan budaya Indonesia dan bagian dari kearifan lokal keberadaannya tidak akan mati

Hal tersebut dapat digambarkan oleh setiap pagelaran wayang kulit selalu dihadiri dan ditonton oleh banyak orang tidak hanya orang tua remaja pun banyak yang menonton,dan dengan menikmati pagelaran ini diharapkan kita semua bisa memetik makna positif dari lakon yang digelar pada malam hari ini,yaitu Wahyu pamong sejati, lakon ini mengandung pengetahuan tentang bagaimana sosok pamong yang ada di tokoh masysrskat meskipun Semar tidak seperti masyarakat biasa akan tetapi yang sebenarnya adalah Batara Ismaya, seorang dewa yang luhur dan bijaksana yang selalu berdiri di jalan yang benar dan menjadi panutan oleh para ksatria.

Tri Haryadi memelatkan, “dengan lakon ini diharapkan bisa memberikan motivasi kepada kita semua untuk bersama-sama mendukung pembangunan kabupaten Tulungagung menuju Tulungagung berkarya membangun bersama untuk maju sesuai tema peringatan hari jadi ke-819 kabupaten Tulungagung tahun 2024.Pungkasnya.

Pertunjukan wayang kulit ini menjadi bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten yang berlangsung selama semalam suntuk. Acara ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dan kesadaran masyarakat dalam melestarikan budaya.

Pewarta T Santoso

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12)Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108 Terima kasih.

banner 325x300