Tulungagung Rorokembang — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Tulungagung, Senin (31/07), telah membuka peluang kerja dan penyedia kerja, di halaman halaman kantor Disnakertrans setempat. Dan, acara ini adalah bentuk perhatian pemerintah dalam upaya menekan angka pengangguran, khususnya di Tulungagung.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor BPJS Jawa Timur, Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, Sekda Tulungagung, Kepala OPD Tulungagung, Kepala BPJS Blitar dan Tulungagung, beberapa camat
Sedangkan acara tersebut pun dikemas dalam bentuk bursa dalam model pameran. Sedangkan bursa ini sendiri didesain bilik-bilik, yakni yang mewakili masing- masing bagi penyedia lowongan pekerjaan. Pembukaan bursa inipun mendapat respon positif dari 29 perusahaan yang ikut serta dalam acara tersebut.31/7/2023
Usai acara bursa kerja ini Kepala Disnakertrans Tulungagung Agus Santoso S.Sos menyampaikan, bahwa agenda ini sengaja didesain sebagai bentuk realisasi negara sebagai jembatan bagi pencari maupun penyedia lowongan kerja. beberapa acara dan yang diikuti oleh 29 perusahaan, dengan menyediakan 750 lowongan kerja. Dan kita prediksi yang hadir untuk pencari kerja sejumlah 1.500,” kata Agus Santoso saat dikonfirmasi para wartawan di depan ruang kerja nya
Maka dari itu, lanjut pria yang akrab dengan panggilan Agus Banteng ini, pihaknya bakal memberi solusi bagaimana kehadiran pencari kerja yang tidak bisa tertampung semua dalam bursa kerja tersebut. Mereka, para pencari kerja yang ikut dalam bursa tersebut diantaranya adalah memiliki dalam keahlian otomotif, las, tata rias, tata boga, laundry dan lain sebagainya.
“Tadi saya sudah matur pak bupati untuk tahun depan mengadakan pelatihan bagi adik-adik kita yang lulus SMA, dan tahun depan kita prioritaskan,” jelasnya
Sementara Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM dalam sambutannya menyampaikan, bahwa bursa kerja yang digelar Disnakertrans Tulungagung ini adalah bentuk upaya memerangi angka pengangguran serta kemiskinan. Bupati juga menyampaikan, berkisar 29 perusahaan dari berbagai daerah dan yang bakal menyediakan lowongan kerja hadir dalam acara tersebut.
“Jadi jangan kawatir ditargetkan kalau 1.500 ada kesempatan 750, berarti satu dibandingkan dua, tidak sulit,” kata Bupati Maryoto Birowo sembari mengatakan siapa yang punya kompetensi dan siapa itu yang punya semangat, disitulah akan mendapat.
Menurut Bupati Maryoto, dampak pandemi covid-19 yang diprediksi akan menghilangkan berbagai pekerjaan dampak perang teknologi dan informasi. Sehingga, peran pemerintah melalui Disnakertrans akan terus meningkatkan kapasitas SDM pencari kerja agar kelak memiliki ketrampilan dan memiliki daya saing yang tinggi.
“Dalam hal ini kita berikan berbasis wirausaha kepada masyarakat, baik itu perorangan, kelompok masyarakat maupun lembaga usaha seperti BUMDES,” paparnya.
Masih kata Bupati Maryoto, dengan teciptakan tenaga kerja baru, tentu akan meningkatkan perekonomian dan daya beli masyarakat. Dengan begitu, akan naik dan sehingga akan menurunkan tingkat implementasi di Kabupaten Tulungagung.
“Peran pemerintah daerah yang tidak kalah penting adalah pelayanan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia, yang setiap tahunnya mencapai kurang lebih 42 bekerja di luar negeri,” ujar bupati seraya mengatakan jika Disnakertrans Tulungagung terbaik tingkat nasional.

















