banner 728x250

Dinkes Tulungagung Mulai berikan Vaksinasi Kepada Pelajar

banner 120x600
banner 468x60


Rorokembang Tulungagung – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai melakukan percepatan vaksinasi bagi remaja usia 12 – 17 tahun. Untuk kabupaten Tulungagung sebanyak 1000 siswa sudah mulai mendapatkan vaksinasi dosis kesatu dari Dinas Kesehatan Tulungagung. Bertempat di SMK 3 Boyolangu Rabu (04/08/2021)

Saat di konfirmasi Rofig Suyudi kepala SMKN 3 Boyolangu juga mengatakan, dengan adanya vaksinasi kepada pelajar ini merupakan bagian upaya untuk menyiapkan proses pembelajaran secara tatap muka.

banner 325x300

“Dengan diberikannya vaksin ini, kami berharap untuk para siswa bisa terlindungi dari virus covid – 19 dan nantinya agar pembelajaran secara tatap muka segera bisa dilakukan,” pungkas rofig

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr Kasil Rohmad melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Didik Eka saat dikonfirmasi awak media rorokembang. id mengatakan, bahwa hari ini provinsi Jawa – Timur melakukan vaksinasi untuk para pelajar SMA – SMK Negeri secara serentak.

Menurut Didik, sesuai data dasbord dari KCPEN bahwa usia 12 hingga 18 tahun tercatat ada 92.535 siswa yang rencananya akan diberi vaksin covid – 19.
Didik mengaku untuk petunjuknya sudah ada namun saat ini pihaknya masih menunggu datangnya vaksin. Dan sebagai pilot projeknya pada awalan kegiatan ini sesuai dengan petunjuk dari provinsi yang mana pada hari ini Gubernur Jatim mengadakan vaksinasi bagi siswa atau pelajar secara serentak diseluruh Jatim. “Sesuai kebijakan dari Cabang Dinas SMA/SMK provinsi Jatim, untuk Tulungagung mendapat 1000 dosis vaksin. Dimana dalam pelaksanaannya dibagi dua sekolah yakni SMAN 1 Kedungwaru dan SMKN 3 Boyolangu dengan masing – masing sekolah mendapat jatah 500 dosis,” terang Didik Eka.

Adapun jenis vaksin yang diberikan pada pelajar menurut Didik yakni vaksin jenis Sinovac.

Dan untuk vaksinasi untuk pelajar ini, pelaksanaannya tidak jauh beda dengan pelaksanaan vaksin pada umumnya yaitu pelajar sebelumnya juga harus melalui pemeriksaan kesehatan atau sekrining terlebih dulu.

“Bagi pelajar yang belum mempunyai KTP cukup menunjukkan kartu Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti identintas karena itu merupakan salah satu syarat vaksinasi,” ujar Didik.

Didik juga menandaskan untuk seluruh pelajar dari usia tingkat SD hingga SMA nantinya akan dipastikan mendapatkan vasin covid – 19.

“Jangan khawatir, nanti semua pelajar akan mendapat giliran berikutnya,” pungkas Didik.


Pewarta kakung

banner 325x300