banner 728x250

PNS di Ngunut Dibacok Tetangganya yang Mengalami Ganguan Jiwa

banner 120x600
banner 468x60

ROROKEMBANG TULUNGAGUNG — Insiden tragis terjadi di Desa Pulosari kecamatan Ngunut Tulungagung ketika seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa menyerang tetangganya dengan senjata tajam.
Sedangkan korbannya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Arif (45) warga RT 03, RW 10, Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung tetangga pelaku.
Kemudian Arif dilarikan ke Rumah sakit setelah dibacok dengan membabibuta, Jumat (21/6/2024) sekitar pukul 20.00 WIB kemarin.

Kapolsek Ngunut Kompol Rudi Purwanto saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp,membenarkan adanya peristiwa tragis ini. Dari keterangan Kompol Rudi, awal mula kejadian Arif sewaktu sedang berjalan kaki bersama anaknya yang saat itu berniat mematikan pompa air kolam miliknya.
“Saat berjalan di samping belakang rumah pelaku, selesai mematikan pompa air yang berada di kolam ikan kemudian saat berjalan tiba-tiba pelaku dari belakang langsung membacok korban,” jelas Kapolsek , Sabtu (22/6/2024).

banner 325x300

Lebih rinci Rudi mengatakan Pelaku yang dimaksud adalah Wagiman (60) tetangga korban, membacok dengan menggunakan sebuah sabit yang sangat tajam. “Sehingga mengenai bagian perut sebelah kanan dan mengalami luka, tangan sebelah kanan juga mengalami luka,” .
Adanya kejadian itu diketahui anak korban , yang sebelumnya bersamanya,langsung teriak meminta tolong pada warga sekitar. “Mendengar teriakan tersebut maka warga sekitar berupaya menolong korban membawa korban ke Rumah Sakit dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan medis,” tuturnya.

Sebagian warga menolong korban, warga yang lain berusaha menangkap Wagiman yang diketahui bersembunyi di rumah kosong. Menurut warga, Wagiman bersembunyi di kamar mandi dan mengunci dari dalam. Akibatnya, warga harus membuka atap dan melempari dengan berbagai benda untuk memaksa Wagiman keluar.

Menurut Rudi, korban AZ dan Wagiman mempunyai masalah batas tanah. “Pelaku saat ini mengalami gangguan kejiwaan semenjak tahun 2021,” jelasnya.
Dengan kejadian ini, keluarga korban melaporkan ke Polsek Ngunut untuk proses hukum lebih lanjut. “Semalam (pelaku) diantar ke RS Madinah (Ngunut), siang ini mau di antar ke Lawang (rumah sakit jiwa),” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat dapat lebih peka terhadap kondisi orang-orang di sekitar mereka yang membutuhkan bantuan.

Pewarta T Santoso
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12)Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA+6287788410108 Terima kasih.

banner 325x300