Rorokembang Tulungagung – Petani milenial berperan penting dalam sektor pertanian untuk mewujudkan program regenerasi pertanian dikarenakan usia petani-petani kita semakin tua.
Hal ini akan berakibat fatal terhadap sektor pertanian jika tidak dipersiapkan sejak dini. Dengan adanya program YESS (Youth Enterpreneurship and Employment Services) yang merupakan kerja sama antara Kementrian Pertanian dan Lembaga Keuangan Internasional IFAD (International Fund for Agricultural Development),
BPP Sendang yang merupakan salah satu BDSP (Business Development Service Provider) yang ada dilingkup DIT (District Implementation Team) di kabupaten Tulungagung yang aktif mendorong para pemuda khususnya di daerah Kecamatan Sendang untuk menekuni dan mengasah kemampuannya dalam berwirausaha di bidang pertanian.
melalui kegiatan workshop “Peningkatan Kapasitas Proposal Bisnis”. Adapun sasaran kegiatan tersebut adalah petani milenial yang sebelumnya sudah mengikuti kegiatan workshop “Literasi Keuangan”.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari senin-selasa tanggal 21-22 Agustus 2023 yang berlokasi di BPP Sendang yang diikuti oleh 25 peserta dengan 17 peserta laki laki dan 8 peserta perempuan.
Diharapkan dengan kegiatan tersebut, para petani milenial mendapatkan pemahaman cara menyusun proposal bisnis yang layak dan bankable untuk mendukung perkembangan usaha khususnya dalam mengakses layanan permodalan dari lembaga keuangan atau investor.
Pada kegiatan wokshop “Peningkatan Kapasitas Proposal Bisnis” para petani milenial mendapatkan materi yang sangat bermanfaat. Pada hari pertama disampaikan materi oleh Bapak Triono S.St tentang (a).
Kebijakan pembangunan pertanian dan Peran Strategis YESS, (b). Profil Bisnis meliputi : Analisa usaha, potensi usaha, resiko usaha, Analisa pengembangan usaha,
Analisa kebutuhan usaha, dilanjutkan oleh Bapak Hari Widodo, S.Pt tentang (c).
Teknik recasting dan forecasting meliputi: capaian dan perkembangan usaha, penyusunan target realistis perkembangan usaha.
Pada hari kedua disampaikan materi oleh Bapak Triono S.St
tentang pembuatan proposal bisnis berorentasi KUR meliputi: pengertian proposal usaha,
tamplate proposal usaha Hibah Kompetitif dan KUR, Praktek penulisan proposal, dilanjutkan oleh Bapak Hari Widodo, S.Pt Pojok Kredit dan Rencana Aksi.
Petani milenial sangat bersemangat dalam mengikuti workshop. Untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif dikelompokan berdasar komoditas usaha masin-masing. Ada 6 komoditas meliputi: ternak sapi perah, ternak sapi potong, ternak kambing/domba,
ternak ayam broiler, pertanian holtikultura, pengelolaan dan pengelolaan hasil pertanian.
Adapun rencana tindak lanjut dari workshop “Peningkatan Kapasitas Proposal Bisnis” adalah peserta mampu membuat proposal usaha yang dapat menunjang usahanya dalam akses permodalan baik itu Hibah Kompetitif,
KUR atau Investor. Kemudian untuk pasca pelatihan akan dilakukan pendampingan oleh teman-teman fasilitator muda terkait rencana aksi para petani milenial dalam penyusunan tersebut sehingga jika ada kendala yang dihadapi di lapangan dapat segera diselesaikan lewat pendampingan dan monitoring dari fasiliator muda.
Pewarta T Santoso


















