Rorokembang Tulungagung –Pemulangan jemaah haji gelombang pertama berlangsung sejak 15 sampai 29 Juli 2022. Total sudah ada 28 kloter yang sudah kembali ke Tanah Air dengan total lebih dari 11ribu jemaah sampai saat ini,
Di antara jumlah itu juga ada jamaah haji asal Tulungagung. Menyikapi kepulangan jamaah haji Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung menghimbau agar masyarakat tidak melakukan jagong haji terlebih dahulu selama tujuh hari, paska Jama’ah haji pulang dari Saudi Arabia, Kamis ( 21/07/2022)
Hal ini dikarenakan, para jama’ah haji di Arab Saudi telah berkumpul dengan orang banyak dari berbagai negara. Sehingga bisa menyebabkan terjadinya penyakit yang menular.
Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmad, MMRS pihaknya selalu menghimbau agar selalu mewaspadai akan terjadinya penyakit menular, seperti Covid-19, Middle East Respiratory Syndrome (MERS), meningitis menigokokus, polio, ebola, dan monkey pox atau cacar monyet yang bisa saja terbawa oleh jama’ah haji.
“Penyakit menular dari luar negeri yang saat ini sedang trending monkey pox itu. Kita harus selalu berjaga- jaga,”terangnya.
Selain monkey pox yang tetap harus diwaspadai yaitu Covid- 19. Para jama’ah haji ketika tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) akan dilakukan tes rapid antigen, bila hasilnya positif maka akan dilakukan pemeriksaan swab RT-PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction).
Dari swab PCR tersebut apabila diketahui hasilnya positif maka jama’ah haji akan dipulangkan dengan kendaraan khusus untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Sedangkan yang hasilnya negatif saat rapid tes antigen bakal pulang bersama rombongan.
“puskesmas yang akan melakukan pemantauan selama melakukan isolasi mandiri,” jelasnya.
Selain dilakukan tes Covid-19, di AHES para jama’ah haji bakal disuntik vaksinasi booster bagi yang belum melakukan. Berdasarkan data terdapat 24 jama’ah yang akan divaksinasi booster.
“Meskipun sudah dilakukan screning di AHES keluarga dan masyarakat di rumah harus selalu berhati- hati dan dihimbau jagong haji setelah 7 hari,” tegasnya.
Dengan jumlah jama’ah haji 401, satu jama’ah haji meninggal dunia di Mekkah karena sakit.
Jama’ah haji kloter 9 asal Kabupaten Tulungagung dijadwalkan tiba di AHES pada Kamis, (21/7/2022) pukul 19.00 WIB dan bakal tiba di Tulungagung pada Jumat, (22/7/2022) pukul 04.00 WIB.pungkas dokter Kasil
Pewarta T Santoso


















