banner 728x250

Ketua DPRD Tulungagung Marsono S.sos Hadiri Lebaran Ketupat Warga desa kedoyo, Meskipun Tanpa Kehadiran Kades Dan Sekdes Ribuan warga memadati Jalan

banner 120x600
banner 468x60

Rorokembang Tulungagung — sejarah Lebaran Ketupat diperkenalkan pertama kali oleh Sunan Kalijaga, salah satu Walisongo. Kala itu Sunan Kalijaga memperkenalkan istilah ba’da atau bakda Lebaran dan Bakda Kupat yang artinya sesudah Lebaran atau sesudah Kupat.
Bakda Lebaran adalah prosesi salat Id sejak 1 Syawal dengan berkunjung dan saling silaturahmi. Dalam tradisi ini baik keluarga dan sanak saudara saling bermaaf-maafan.

Setelah proses silaturahmi , Bakda Kupat diperingati seminggu setelah lebaran. Masyarakat Muslim di Jawa umumnya membuat ketupat untuk dimakan bersama-sama.

banner 325x300

Ketupat adalah jenis makanan yang dibuat dari beras yang dimasukkan ke dalam janur (anyaman daun kelapa). Janur itu dianyam hingga menjadi semacam kantong berbentuk prisma, kemudian dimasak. Setelah itu, ketupat akan diantarkan ke kerabat terdekat atau orang yang lebih tua.

Dalam sejarahnya, Kupatan adalah hasil dari pemikiran para Walisongo dalam menyebarkan dakwah Islam melalui budaya. Umumnya, tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Jawa yang selalu digelar setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri sebagai harapan agar dapat saling memaafkan,

Hadir dalam acara ini Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Marsono S.sos, turut hadir bersama Warga Desa Kedoyo merayakan lebarankegupat hadir pula dalam kesempatan itu jajaran Polsek kecamatan Sendang dan pihak Koramil kecamatan Sendang untuk mengamankan acara tersebut, namun kepala desa kedoyo tidak nampak dalam acara tersebut Krn saat sambutan tidak muncul di panggung untuk memberikan sambutan 16/04/2024

Sejak sore , warga RT 01dan 02 sudah mempersiapkan ketupat dan beraneka macam makanan- minuman di depan rumah masing-masing sepanjang ruas jalan poros kedoyo di wilayah RT 01 dan 02, pada malam nya ribuan warga Desa berbondong-bondong mendekati area kedua panggung, sedangkan pangung nya ada dua bertempat di wilayah RT 01 dan 02, ,
Pada kesempatan itu, Marsono dalam sambutanya mengatakan, Hari Raya Ketupat 7 Sawal 1445 Hijriah Tahun 2024 Tujuannya dilaksanakan Perayaan Hari raya Ketupat merupakan salah satu bentuk wujud syukur Masyarakat kedoyo kecamatan Sendang kabupaten Tulungagung

Dalam sambutannya ketua DPRD Tulungagung Marsono S.sos , mengatakan bahwa Hari Raya ketupat ini juga merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan Usai Hari Raya Idul Fitri di Tulungagung bukan hanya sekedar menyantap Ketupat dan sajian hidangan lainnya tetapi memiliki banyak makna salah satunya mempererat tali silaturrahim serta juga saling maaf memaafkan antar satu sama lain.

Lebih lanjut Marsono “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung khususnya Masyarakat di kedoyo agar kiranya Perayaan Hari Raya Ketupat ini kita gunakan sebagai ajang intropeksi diri untuk saling memberi maaf antar sesama dan mengukuhkan kembali tali persaudaraan yang sempat renggang serta terputus,dan juga setidak nya kita seperti pohon tebu tumbuh setiap waktu setiap saat meninggalkan bekas kebaikan untuk sesama,seperti kehadiran saya di sini ingin memberikan berkah dan kebaikan pada warga masyarakat kedoyo pungkas nya,

Sementara itu panitia penyelenggara kegiatan Selin saat di konfirmasi menjelaskan ” kegiatan ini di lakukan sudah ke empat kali nya dengan pola yang sama dengan menggelar panggung yang sama yakni di wilayah RT 01 dan dua di RW 02,dusun Krajan Desa Kedoyo namun kali ini lebih meriah dengan kehadiran ketua DPRD kabupaten Tulungagung pak Marsono.jelas nya

Saat di singgung sumber pembiayaan acara ini Selin mengatakan dari keikhlasan warga masyarakat di wilayah kedua RT dengan suka rela menyiapkan ketupat dan berbagai macam makanan dan minuman di depan rumah masing masing sepanjang ruas jalan kedoyo sewilayah RW Dua pungkas nya.

Sementara itu warga yang hadir dalam acara itu sangat puas Dengan di gelarnya acara ini sangat bermanfaat bagi kami untuk jalin silaturahim yang saat hari lebaran belum sempat jumpa,dan berharap acara ini bisa berkelanjutan di adakan di kedoyo .

banner 325x300