Rorokembang Tulungagung – Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Dr. Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla selaku ketua Dewan masjid,bersama Gubenur JATIM khofifah indar parawangsa ,meresmikan Masjid Al-FattahTulungagung, di Jalan Mayjen Suprapto Warga Tulungagung mengenal masjid ini sebagai masjid putih.
Hadir dalam kesempatan itu Bupati Tulungagung Drs, Maryoto Birowo. M.M,bersana Forkopimda Tulungagung, hadir Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla (JK) meresmikan Masjid Al Fattah di Jalan Mayjen Suprapto, Tulungagung, Selasa (29/3/2022).
“Penghargaan dan selamat, ini masjid yang sangat indah. Salah satu yang terindah di Indonesia,” ucap JKir pula Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari, Plt Kajari Tulungagung diwakili Kasi Intel Agung Tri Raditya, Ketua Pengadilan Negeri Tulungagung Ricky Fardinand, S.H., Kepala BPN Tulungagung H. Tulus Susilo, S.H., M.H., Kepala Kemenag Tulung, Pimpinan Muhammadiyah Tulungagung, dan undangan lainnya.(29/3/2022).
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Masjid Indonesia menuturkan bahwasannya pembangunan Masjid Al-Fattah pembangunannya merupakan sumbangsih warga Muhammadiyah.
Meski demikian, Masjid Al-Fattah boleh dipergunakan maupun dimanfaatkan untuk semua umat Islam., Masjid Al-Fattah dibangun oleh warga Muhammadiyah, tapi bisa dipergunakan juga oleh seluruh umat Islam khususnya di Tulungagung,” tutur Mantan Wakil Presiden ke X dan XII Republik Indonesia itu disambut aplaus para hadirin.
Lebih lanjut Mantan Orang nomor 2 di Republik Indonesia menjelaskan, keberadaan sebuah masjid itu sebenarnya netral bukan golongan radikal. Dengan demikian, bilamana ada orang yang mengatakan masjid merupakan tempat paham radikalisme, maka hal itu harus diluruskan.
Masjid Al-Fattah yang berdiri megah di Kelurahan Kepatihan Kecamatan Tulungagung Kota sangat indah dan megah. Ia berharap, kedepannya jamaah semakin ramai, dan masjid bisa dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan, apalagi menjelang Ramadan.
“Harus dipahami masjid itu netral dan bukan tempat paham radikal. Bilamana ada yang menyampaikan begitu, Maka, wajib kita ditanyakan lebih lanjut,” terangnya.
“Keberadaan Masjid Al-Fattah sangat indah dan megah, mudah-mudahan jamaah semakin ramai, dan dapat dimanfaatkan juga untuk kegiatan keagamaan,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu Takmir Masjid Al-Fattah, Suwono mengatakan pembangunan masjid ini diinisiasi warga Muhammadiyah, adapun selama pembangunan menelan kisaran 35 Miliar.
“Memang Masjid Al-Fattah ini cukup megah, lantai masjid saja pondasi terbuat dari baja, selain itu keramik dindingnya didatangkan dari Negara Italia dan India, sedangkan untuk karpetnya dari Negara Turki,” katanya.
Ia menambahkan, Masjid Al-Fattah ini cukup megah sekali bisa menampung kisaran 1.300 jamaah. daya tampung bisa sampai 1.300 jamaah. Semoga usai diresmikan Pak Ketua Dewan Masjid Indonesia ini, bermanfaat kepada umat digunakan untuk kegiatan keagamaan dan lebih khusyuk dalam beribadah,” tambahnya.
Agenda kunjungan usai peresmian, selanjutnya Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla beserta rombongan singgah di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung.
Pewarta T Santoso


















