banner 728x250

Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Disperindag Tulungagung Masifkan Operasi Pasar di Berbagai Kecamatan

banner 120x600
banner 468x60

    ROROKEMBANG TULUNGAGUNG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung terus bergerak mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Melalui kolaborasi bersama Perum Bulog dan mitra distributor, Disperindag menggelar serangkaian operasi pasar murah yang tersebar di berbagai titik strategis.

Hingga pekan kedua Maret 2026, wilayah Kecamatan Rejotangan dan Pucanglaban menjadi sasaran utama pelaksanaan pasar murah ini. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan yang cenderung naik saat bulan puasa.

banner 325x300

Kepala Disperindag Kabupaten Tulungagung, Fajar Widariyanto, S.P., M.M., menegaskan bahwa operasi pasar ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Dengan skema subsidi, harga komoditas yang ditawarkan dipastikan berada di bawah harga pasar rata-rata.

“Kami menggelar operasi pasar ini semata-mata agar masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi selama Ramadhan,” ujar Fajar saat meninjau lokasi, Selasa (10/3/2026).

Berbagai komoditas esensial disediakan dalam kegiatan ini, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, hingga tepung terigu. Stok yang dibawa ke lapangan pun dilaporkan selalu habis terjual, menandakan tingginya kebutuhan warga terhadap bahan pangan murah.

Pantauan di lapangan menunjukkan warga telah memadati lokasi stand operasi pasar sejak pagi hari. Kedisiplinan antrean dan antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa program ini tepat sasaran, terutama bagi warga di wilayah pedesaan.

“Kami sangat senang, masyarakat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik. Stok yang kami sediakan di setiap wilayah dapat terbeli semua, ini menunjukkan respon positif dari warga,” tambah Fajar.

Nurul (45), salah satu warga Pucanglaban, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran pasar murah ini. Baginya yang berpenghasilan terbatas, selisih harga dalam operasi pasar sangat berarti untuk dialokasikan ke kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Syukur sekali, dengan belanja di stand operasi pasar ini, kami masyarakat biasa sangat terbantu. Selain murah, ini sangat menghemat pengeluaran sehingga uangnya bisa digunakan untuk belanja kebutuhan lain,” tutur Nurul.

Disperindag Tulungagung berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga di pasar-pasar tradisional secara real-time. Operasi pasar serupa dijadwalkan akan terus berpindah lokasi ke kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Tulungagung hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Warga berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dengan volume komoditas yang lebih besar. Dengan koordinasi yang kuat antara Disperindag, Bulog, dan para distributor, diharapkan stabilitas stok dan harga pangan di Tulungagung tetap terjaga sepanjang bulan suci.


Catatan Redaksi: Apabila terdapat informasi yang perlu diklarifikasi atau sanggahan terkait isi pemberitaan, silakan hubungi Redaksi kami melalui:

  • Email: trikaryabangkit@gmail.com

  • WhatsApp: +62 877-8841-0108

banner 325x300