Rorokembang Tulungagung – Gelaran Bazar Jadul yang berlangsung pada 27–30 November 2025 sukses menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan. Suasana meriah dengan nuansa tempo dulu menjadi daya tarik utama. Namun, di balik keramaian, sejumlah keluhan muncul dari masyarakat terkait tarif parkir Rp5.000 yang dinilai memberatkan.
Beberapa pengunjung menilai tarif tersebut tidak sebanding dengan fasilitas parkir yang disediakan. Mereka berharap panitia maupun pemerintah daerah dapat meninjau kembali standar tarif agar tidak menurunkan minat masyarakat untuk hadir di acara serupa.
“Kalau cuma sebentar belanja, parkir Rp5.000 terasa mencekik. Harus ada evaluasi,” ungkap salah satu pengunjung.
Selain soal parkir, dominasi pedagang dari luar Tulungagung juga menjadi sorotan. Banyak stan yang diisi pelaku usaha dari kabupaten atau kota lain, sehingga memicu kekhawatiran pedagang lokal tersisih. Warga menilai bazar tematik semestinya menjadi ruang utama bagi UMKM Tulungagung untuk berkembang dan menampilkan produk khas daerah.
“Bukan tidak boleh, tapi jangan sampai pedagang luar justru mendominasi. Produk lokal harus lebih menonjol,” tambah pengunjung lainnya.
Ketua panitia hari jadi Tulungagung, Fuad Saiful Anam, saat dikonfirmasi hanya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan penyelenggaraan.
“Mas Kakung terima kasih koordinasinya, mohon maaf atas segala plus minus Tulungagung Jadul. Sementara yang lain saya no comment dulu nggih,” ujarnya singkat.
Panitia diminta memberikan klarifikasi terkait mekanisme seleksi pedagang dan pembagian kuota antara pelaku usaha lokal dan luar daerah. Transparansi dianggap penting agar kegiatan yang mengusung konsep nostalgia dan ekonomi kreatif ini tetap memberi manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Meski demikian, Bazar Jadul tetap dinilai berhasil menghadirkan hiburan dan nostalgia bagi pengunjung. Mulai dari keluarga muda hingga generasi tua menikmati kuliner, musik, dan suasana khas tempo dulu. Evaluasi terhadap tarif parkir serta dominasi pedagang luar diharapkan menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan berikutnya.
Pewarta T Santoso
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12)Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108 Terima kasih.


















