banner 728x250
MALANG  

Moch Ansory, S.H. Terpilih Menjadi Presiden PPRI

PRESIDEN PPRI MOCH. ANSORY S.H BERSAMA KETUA UMUM LPK YKBA Adv. EKO PUGUH PRASETIJO, SH., CPM., CPCLE., CPArb., CPL.
banner 120x600
banner 468x60

ROROKEMBANG MALANG — Perkumpulan Pengacara Republik Indonesia (PPRI) sudah berdiri sejak 2015 silam. Tetapi selama 7 tahun berjalan belum pernah sekalipun diadakan laporan pertanggungjawaban masing-masing organ perkumpulan.

Sesuai dengan prosedur semestinya minimal 5 tahun berjalan perkumpulan ini seharusnya mengadakan rapat pertanggungjawaban dan pembentukan Presiden PPRI atau PRI yang baru, namun sepertinya hal ini tidak dilaksanakan oleh pengurus PPRI.

banner 325x300

Melihat kurang sehatnya management PPRI yang selama ini carut marut, Moch Ansory, S. H. Selaku Pengawas di dalam susunan pengurus yang sudah ditetapkan sesuai dengan Kemenkumham nomor : AHU-0021367. AH. 01.07.TAHUN 2015, merasa mempunyai hak untuk meminta laporan pertanggungjawaban pengurus termasuk laporan keuangan  yang menurut Moch Ansory, S. H. selama ini di monopoli oleh Presiden PPRI Kusniartin Fatimah, SH. MH.

Moch Ansory, S. H. Menambahkan bahwa dirinya atas nama organ tubuh PPRI memandang perlu untuk dibentuknya Presiden PPRI yang baru agar PPRI ke depan lebih profesional,  dan bertempat di Hotel Solaris Malang pada Rabu 21/12/2022  berdasarkan rapat organ perkumpulan dari 4 orang pengurus 1 menyatakan keluar dari organ perkumpulan, 1 tidak hadir tidak ada keterangan dan 2 pengurus yang hadir dan hal ini sudah memenuhi korum, dan Moch Anasory, S. H. telah resmi terpilih menjadi Presiden Perkumpulan  Pengacara Republik Indonesia masa jabatan 2020-2025.

“Ada 4 pengurus PPRI yaitu Kusniartin Fatimah (presiden) , Hidayat Supeno (sekertaris), Suliswati (Bendahara) dan Moch Anasory (pengawas). Kami sudah mengundang semua sesuai prosedur dan Hidayat Supeno pada tanggal 20/12/2022 telah mengundurkan diri secara resmi, sementara Kusniartin Fatimah tidak hadir dan tidak ada keterangan, artinya rapat pemilihan Presiden PPRI ini sudah syah memenuhi korum 2/3 dan ditambah 2 orang saksi, namun apabila ada yang keberatan kami sangat siap pertanggungjawabkan secara hukum” Tegas Moch Anasory, S. H. pengurus terpilih menjadi Presiden PPRI masa jabatan 2020-2025.

Lebih lanjut kepada beberapa awak media yang hadir Suliswati, S.H. berharap kedepan PPRI di bawah kepemimpinan yang baru yaitu Moch Ansory, S.H. PPRI lebih transparan, profesional dan tentunya lebih berkembang untuk mencetak para Advokat yang handal di seluruh wilayah Indonesia. Pungkas Suliswati, S.H.

banner 325x300