banner 728x250

Terpilih Aklamasi, Rahman Resmi Pimpin DPD PJS Riau Periode 2026–2031

banner 120x600
banner 468x60

ROROKEMBANG ​Pekanbaru — Rahman resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Riau periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) III yang digelar di Ruang Medium DPRD Riau, Sabtu (11/7/2026).

​Musdalub III ini mengusung tema: “Memperkuat Konsolidasi, Membangun Kepemimpinan untuk Profesional, Independen, dan Berintegritas”.

banner 325x300

​Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, Anggota Komisi III DPRD Riau H. Abdullah, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Pembina PJS Kota Pekanbaru H. Mansyur, serta jajaran pengurus dan anggota PJS dari berbagai kabupaten/kota di Riau.

​Amanat AD/ART Organisasi

​Ketua Panitia Musdalub, Franseda Simanjuntak, SH, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut dari amanat DPP PJS. Langkah ini diambil setelah Ketua DPD PJS Riau sebelumnya, Yanto Budiman, berhalangan tetap karena kondisi kesehatan.

​”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ketua sebelumnya yang telah meletakkan pondasi organisasi PJS di Riau. Mari kita doakan bersama semoga beliau segera diberikan kesembuhan,” ujar Franseda.

​Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, menegaskan bahwa pelaksanaan Musdalub ini sepenuhnya berjalan di atas koridor Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

​”Musdalub ini wajib dilaksanakan karena Ketua DPD sebelumnya mengundurkan diri akibat sakit. Ketika pimpinan berhalangan tetap, AD/ART mengamanatkan untuk segera dilakukan regenerasi melalui mekanisme yang sah,” jelas Mahmud.

​Mahmud juga mengingatkan bahwa Riau memiliki posisi historis yang strategis bagi organisasi. Bumi Lancang Kuning merupakan salah satu daerah embrio atau cikal bakal berdirinya PJS di Indonesia. Saat ini, PJS telah melebarkan sayap di 25 provinsi dengan total anggota mencapai lebih dari 1.000 wartawan.

​Fokus pada Kompetensi dan Perlindungan Wartawan

​Dalam arahannya, Mahmud menyampaikan bahwa fokus utama PJS ke depan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pers melalui pendidikan, pelatihan jurnalistik, dan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

​Selain peningkatan kapasitas, PJS juga berkomitmen penuh memberikan pendampingan hukum dan perlindungan bagi wartawan yang mengalami intimidasi atau diskriminasi saat bertugas.

​”PJS ingin melahirkan wartawan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu bekerja secara independen tanpa intervensi dari pihak mana pun,” tegas Mahmud.

​Ia menambahkan, dalam waktu dekat PJS akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III pada 21–24 Juli 2026 di Jakarta. Mahmud berharap kepengurusan baru DPD PJS Riau bisa langsung bergerak cepat menjalankan program kerja.

​Media Sebagai Kontrol Sosial

​Musdalub III ini dibuka secara resmi oleh Anggota Komisi III DPRD Riau, H. Abdullah. Dalam sambutannya, Abdullah menilai momentum ini sangat penting bagi perkembangan organisasi pers di Provinsi Riau.

​Ia mengingatkan bahwa di tengah tantangan politik dan ekonomi saat ini, media massa memegang tanggung jawab besar sebagai kontrol sosial, terutama dalam mengawal kebijakan publik dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​”Media tidak hanya hadir saat situasi aman, tetapi harus tetap kritis menjadi pengawas ketika daerah menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan. Karena itu, PJS harus terus menjaga profesionalisme,” tutur Abdullah.

​Calon Tunggal dan Program Prioritas

​Sidang pleno Musdalub III yang dipimpin langsung oleh Mahmud Marhaba berjalan dinamis dan demokratis. Berdasarkan tata tertib, sidang dinyatakan kuorum karena dihadiri lebih dari 50 persen plus satu dari total Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang sah.

​Dalam tahapan pencalonan, Rahman menjadi satu-satunya kader yang menyatakan kesiapan maju. Sesuai regulasi organisasi, mekanisme pemungutan suara ditiadakan dan pimpinan sidang menetapkan Rahman secara aklamasi sebagai Ketua DPD PJS Riau terpilih.

​Dalam visi misinya, Rahman berkomitmen membawa PJS Riau menjadi organisasi yang profesional, independen, dan inklusif. Ia memaparkan 5 program prioritas utamanya:

​Solidaritas Internal: Memperkuat soliditas organisasi melalui pola komunikasi yang terbuka dan transparan.

​Peningkatan SDM: Memfasilitasi pelaksanaan UKW dan seminar jurnalistik secara berkelanjutan.

​Kemitraan Strategis: Membangun hubungan yang harmonis dan profesional dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

​Kesejahteraan Anggota: Menciptakan peluang usaha kreatif bagi kemandirian ekonomi anggota.

​Akuntabilitas: Menjalankan tata kelola organisasi secara demokratis dan dapat dipertanggungjawabkan.

​”Saya ingin menjadi pemimpin yang hadir dan tumbuh bersama anggota. Kemajuan PJS Riau bukan ditentukan oleh ketua semata, melainkan hasil kolaborasi dan kerja keras kita bersama,” pungkas Rahman.

​Acara ditutup dengan penyerahan berita acara hasil Musdalub dari DPP kepada ketua terpilih untuk segera menyusun komposisi kepengurusan definitif.

 

 

PEWARTA [ BOBI HINDARKO ]

 

Catatan Redaksi:

Tulisan ini merupakan opini penulis berdasarkan pandangan umum terhadap fenomena sosial dan penegakan hukum. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Silakan hubungi redaksi melalui:

 

Email: trikaryabangkit@gmail.com

WhatsApp: +62 877-8841-0108

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *