banner 728x250

Redam Gejolak Pasar, Disperindag Tulungagung dan Bulog Guyur Pasokan Minyakita Sesuai HET

banner 120x600
banner 468x60

    ROROKEMBANG TULUNGAGUNG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung bergerak cepat menjaga stabilitas harga pangan. Bekerja sama dengan Perum Bulog, pemerintah daerah kembali mendistribusikan minyak goreng program pemerintah, Minyakita, ke sejumlah pasar tradisional, Rabu (3/6/2026).

Langkah intervensi pasar ini dilakukan untuk merespons fluktuasi harga minyak goreng di tingkat pedagang eceran sekaligus memastikan hak masyarakat atas komoditas pangan murah tetap terpenuhi.

banner 325x300

Stok Dijamin Aman dan Sesuai HET

Kepala Disperindag Kabupaten Tulungagung, Fajar Widariyanto, meminta masyarakat tidak panik menyikapi dinamika harga di pasaran akhir-akhir ini. Ia memastikan bahwa pasokan komoditas subsidi ini masih berada dalam kondisi yang sangat aman.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok minyak goreng rakyat (Minyakita) tetap aman di tengah pergerakan harga yang terjadi belakangan ini. Kami pastikan harganya di tingkat agen dan pangkalan yang ditunjuk masih stabil dan wajib dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,” ujar Fajar.

Fajar menambahkan, pihaknya bersama instansi terkait rutin melakukan monitoring berkala. Pengawasan tidak hanya menyasar minyak goreng, melainkan seluruh komoditas bahan pokok penting (bapokting) lainnya guna mencegah adanya praktik penimbunan.

Sasar Empat Pasar Utama Berdasarkan Permendag

Dalam operasi pasar kali ini, penyaluran Minyakita difokuskan pada titik-titik yang masuk dalam radar Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo).

Sesuai dengan regulasi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025, ada empat pasar tradisional utama di Tulungagung yang menjadi lokus distribusi, yaitu:

  • Pasar Ngemplak (Kecamatan Tulungagung)

  • Pasar Ngunut (Kecamatan Ngunut)

  • Pasar Tamanan (Kecamatan Boyolangu)

  • Pasar Bandung (Kecamatan Bandung)

“Dengan kelancaran distribusi di empat pasar pantauan ini, kami optimistis kebutuhan harian dapur masyarakat dapat terpenuhi dengan baik tanpa harus merogoh kocek lebih dalam,” terangnya.

Imbauan Bijak Berbelanja

Kendati pasokan melimpah, Disperindag Kabupaten Tulungagung tetap mengimbau para konsumen maupun pedagang untuk bersikap bijak. Warga diharapkan membeli Minyakita secara wajar dan sesuai kebutuhan konsumsi rumah tangga, bukan untuk aksi borong (panic buying).

Melalui komitmen pemantauan harga harian via platform Siskaperbapo, Disperindag optimistis dapat mendeteksi dini setiap lonjakan harga tak wajar di lapangan, sehingga stabilitas daya beli masyarakat Tulungagung tetap terjaga dengan baik.

 

Catatan Redaksi:

Tulisan ini merupakan opini penulis berdasarkan pandangan umum terhadap fenomena sosial dan penegakan hukum. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Silakan hubungi redaksi melalui:

Email: trikaryabangkit@gmail.com
WhatsApp: +62 877-8841-0108

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *