banner 728x250

Dukung OPOP Jatim, Pemkab Tulungagung Bekali Santri Keterampilan Kerajinan Goni dan Finishing Kayu

banner 468x60

    ROROKEMBANG TULUNGAGUNG — Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis pesantren. Melalui Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi Tahun Anggaran 2026, pemerintah daerah menggelar serangkaian pelatihan keterampilan usaha produktif yang menyasar para santri anggota Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Langkah ini diselenggarakan untuk mendukung keberhasilan implementasi Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur, sekaligus mendorong lahirnya produk-produk unggulan pesantren yang bernilai tambah dan berdaya saing di pasar.

banner 325x300

Pelatihan pertama bertajuk Pelatihan Keterampilan Pembuatan Aneka Kerajinan dari Karung Goni Bagi Santri Anggota Koperasi Pondok Pesantren yang dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan ini berlokasi di Pondok Pesantren Darussalam Al Islami, Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 50 orang santri dan santriwati anggota koperasi. Dalam kegiatan ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung menghadirkan Retno Sarlita Santosonintyas dari SARLita Craft sebagai narasumber utama. Narasumber memberikan pembekalan komprehensif berupa materi teori hingga praktik langsung pembuatan beraneka ragam produk kerajinan tangan berbahan dasar karung goni.

Pemanfaatan karung goni dipilih karena sifat bahannya yang ramah lingkungan serta memiliki potensi estetika tinggi jika diolah secara kreatif. Melalui pelatihan ini, para santri diharapkan tidak hanya menguasai teknik pembuatan kerajinan, tetapi juga tumbuh jiwa kewirausahaannya. Produk-produk kreatif yang dihasilkan nantinya dipasarkan melalui wadah koperasi pondok pesantren untuk memperkuat ekonomi internal pesantren dan masyarakat sekitar.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga digelar pada Selasa, 28 Juli 2026, berupa Pelatihan Keterampilan Finishing Kayu Bagi Santri Anggota Koperasi Pondok Pesantren. Pelatihan ini bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah, Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung.

Sebanyak 50 orang santri dan santriwati antusias mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Pada sesi ini, praktisi usaha olahan kayu Kamirin dari RAFIFI Craft hadir memberikan bimbingan teknis. Materi yang disampaikan mencakup teori serta praktik teknik finishing kayu sesuai standar kualitas pasar.

Proses finishing menjadi tahapan krusial dalam pembuatan produk olahan kayu untuk meningkatkan nilai jual, daya tahan, serta tampilan estetis barang. Dengan penguasaan teknik finishing yang presisi, santri diharapkan mampu memproduksi barang olahan kayu yang kompetitif dan siap diserap pasar industri maupun ritel.

Pelaksanaan kedua kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi pondok pesantren. Koperasi diposisikan sebagai wadah utama penampung dan pemasar karya kreatif para santri.

Melalui peningkatan kompetensi teknis dan jiwa kewirausahaan santri, Program OPOP Jawa Timur di Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus mampu meningkatkan pendapatan anggota koperasi dan mendorong kemandirian ekonomi pesantren secara mandiri.

Catatan Redaksi:

Tulisan ini merupakan opini penulis berdasarkan pandangan umum terhadap fenomena sosial dan penegakan hukum. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Silakan hubungi redaksi melalui:

Email: trikaryabangkit@gmail.com
WhatsApp: +62 877-8841-0108

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *