ROROKEMBANG TULUNGAGUNG — Tampilan kemasan kini bukan lagi sekadar wadah pembungkus atau pelindung barang, melainkan ujung tombak promosi yang menentukan minat beli konsumen. Menyadari krusialnya aspek visual dalam persaingan pasar modern, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Packaging dan Desain Produk bagi puluhan pelaku usaha lokal.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (19/5/2026) hingga Kamis (21/5/2026) ini dipusatkan di Gedung PLUT K-UMKM, Jalan Raya Ngantru No. 36, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Pelatihan intensif ini diikuti sebanyak 40 pelaku usaha mikro dari berbagai sektor usaha potensial di wilayah Tulungagung.
Program ini difokuskan sebagai langkah strategis dalam mendorong orientasi peningkatan skala usaha lokal, dari level mikro agar mampu “naik kelas” menjadi usaha kecil yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
Selama ini, tak sedikit pelaku usaha mikro di daerah menghadapi kendala dalam pengembangan kemasan. Tampilan produk yang kurang memikat, minimnya informasi pada label, pemilihan material kemasan yang kurang tepat, hingga keterbatasan pemahaman mengenai strategi visual marketing menjadi tembok penghalang bagi produk lokal untuk menembus pasar yang lebih luas.
Melalui agenda pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya penciptaan identitas merek (branding), pemilihan bahan kemasan yang aman, ekonomis, serta ramah lingkungan, hingga adaptasi terhadap tren desain pasar terkini.
Selama tiga hari pelaksanaan, pelatihan dirancang aplikatif dengan memadukan pendalaman materi dan praktik langsung di lapangan:
-
Hari Pertama (Selasa, 19 Mei 2026): Fokus Packaging dan Branding
Materi dibuka oleh Mayang Noerphito yang membedah konsep dasar packaging produk. Sesi kemudian dilanjutkan oleh Dr. Slamet Sunarto, M.Si dari Dinas Koperasi dan UM Kabupaten Tulungagung yang menekankan pentingnya strategi pembentukan identitas merek (branding) sebagai nilai tawar utama produk UMKM di mata konsumen.
-
Hari Kedua (Rabu, 20 Mei 2026): Praktik Fotografi Produk
Peserta diajak menguasai teknik visualisasi produk melalui materi fotografi. Idkham Rusma Anjaya memberikan landasan teori pencahayaan dan komposisi foto, yang langsung dilanjutkan dengan sesi praktik pengambilan foto produk secara profesional bersama Dian Kardikasari.
-
Hari Ketiga (Kamis, 21 Mei 2026): Strategi dan Eksekusi Desain
Pada hari terakhir, Mayang Noerphito kembali mendampingi peserta dalam merumuskan strategi desain produk yang efektif. Pelatihan diakhiri dengan praktik pembuatan desain produk secara langsung dibimbing oleh Fitria Nuryani, di mana para peserta dapat merancang ulang identitas visual produk mereka sendiri.
Penyelenggaraan Bimtek di Gedung PLUT K-UMKM Ngantru ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremoni belaka, melainkan mampu memicu lonjakan kreativitas dan inovasi di tingkat pelaku usaha.
Dengan kemasan yang lebih estetis, informatif, dan memiliki daya pikat visual yang kuat, produk-produk hasil karya UMKM Kabupaten Tulungagung diyakini bakal mampu bersaing secara sejajar di jejaring ritel modern maupun platform pasar digital. Langkah pembenahan dari sisi produksi, pemasaran, SDM, hingga teknologi ini menjadi pondasi penting bagi penguatan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan di Kabupaten Tulungagung.
Catatan Redaksi:
Tulisan ini merupakan opini penulis berdasarkan pandangan umum terhadap fenomena sosial dan penegakan hukum. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Silakan hubungi redaksi melalui:
Email: trikaryabangkit@gmail.com
WhatsApp: +62 877-8841-0108

















