banner 728x250

Ketua DPRD Tulungagung Ikuti Acara Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas Bukti Melestarikan Tradisi dan Menghormati Leluhur

banner 120x600
banner 468x60

Rorokembang Tulungagung – acara jamasan pusaka, sebuah tradisi sakral yang dilakukan untuk merawat dan membersihkan pusaka Tulungagung. Acara ini merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya dan menghormati warisan leluhur.

Jamasan pusaka, yang diadakan setiap tahun, menarik perhatian banyak pengunjung dan warga lokal. Acara ini dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh PJ Bupati, diikuti oleh prosesi membawa pusaka dari bangsal pusaka menuju tempat jamasan. Pusaka-kiayu pas yang memiliki sejarah, dan senjata yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.pada Jumat 19/7/2024.

banner 325x300

“Jamasan pusaka bukan hanya sekadar membersihkan senjata atau benda bersejarah. Ini adalah wujud penghormatan kita terhadap leluhur dan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun,”.

Dalam proses jamasan, pusaka dibersihkan dengan air kembang setaman dan ramuan tradisional yang telah disiapkan khusus oleh sesepuh kabupaten Tulungagung. Setiap langkah dilakukan dengan penuh ketelitian dan khidmat, mencerminkan rasa hormat dan penghormatan terhadap pusaka yang dianggap memiliki kekuatan magis dan spiritual.

Acara ini juga diiringi dengan tarian dan musik tradisional yang menambah keagungan suasana. Para pengunjung yang hadir diberikan kesempatan untuk menyaksikan proses jamasan dari dekat dan mendapatkan penjelasan mengenai makna dan sejarah di balik setiap pusaka.

Selain menjaga dan merawat pusaka, acara jamasan ini juga menjadi ajang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menghargai budaya serta sejarah bangsa. “Kami berharap tradisi ini terus dilestarikan dan diteruskan kepada generasi berikutnya,”.
Acara jamasan pusaka di Keraton Yogyakarta adalah bukti nyata bahwa tradisi dan budaya tetap hidup dan dihormati, memberikan inspirasi dan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.

Ketua DPRD Tulungagung Marsono. S.Sos saat dikonfirmasi sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang terus konsisten mengadakan acara jamasan pusaka setiap tahun. Menurutnya, upaya ini bukan historis yang terkandung di dalamnya.

“Marsono sangat mengapresiasi pemerintah daerah Tulungagung yang selalu menjaga dan melestarikan tradisi ini. Jamasan pusaka bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur dan peninggalan sejarah yang sangat berharga,” tambahnya.

Selain itu, Ketua DPRD Tulungagung juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk turut serta dalam melestarikan tradisi ini. Ia jugamenekankan bahwa peran generasi muda sangat penting dalam menjaga kelangsungan budaya dan tradisi agar tidak tergerus oleh modernisasi.

“Kita harus mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga warisan budaya ini. Mereka adalah penerus kita, dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa tradisi ini tetap hidup dan dikenal oleh mereka,” pungkas nya

Pewarta T Santoso

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12)Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108 Terima kasih.

banner 325x300