Rorokembang Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Bina Marga mengalokasikan anggaran sebesar Rp11.536.518.980 untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Sendang pada Tahun Anggaran 2026. Anggaran tersebut akan digunakan untuk tujuh kegiatan pembangunan dan rekonstruksi jalan yang tersebar di sejumlah desa.
Anggota Komisi D DPRD Tulungagung dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Andri Anto, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan yang tercantum dalam daftar tersebut masih berada di luar alokasi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
“Daftar kegiatan ini merupakan program dari Bina Marga. Jadi, ini masih di luar Pokir DPRD,” ujar Andri Anto.
Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Sendang memang menjadi kebutuhan masyarakat karena banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan serta memerlukan peningkatan kualitas agar lebih aman dan nyaman dilalui. Selain itu, kondisi geografis wilayah Sendang yang berbukit juga membutuhkan penanganan khusus, termasuk pembangunan tembok penahan badan jalan di titik-titik rawan longsor.
Berdasarkan daftar kegiatan Bina Marga Tahun 2026, proyek dengan anggaran terbesar adalah rekonstruksi ruas Jalan Dono–Krosok (lanjutan) sebesar Rp3 miliar. Selanjutnya, pembangunan tembok penahan badan jalan ruas Karangrejo–Sendang memperoleh anggaran sebesar Rp2.557.518.980.
Kemudian, rekonstruksi ruas Jalan Dono–Tugu (lanjutan) dan ruas Jalan Nglutung–Krosok masing-masing dianggarkan sebesar Rp2 miliar. Sementara itu, rekonstruksi Jalan Desa Kedoyo memperoleh alokasi Rp1 miliar, rekonstruksi ruas Jalan Nyawangan–Genuk sebesar Rp879 juta, dan rekonstruksi Jalan Desa Nglurup sebesar Rp100 juta.
Menurut Andri Anto, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama untuk memperlancar akses pendidikan, kesehatan, distribusi hasil pertanian, hingga pengembangan sektor pariwisata di wilayah Kecamatan Sendang.
Ia berharap seluruh program yang telah direncanakan tersebut dapat direalisasikan sesuai jadwal sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Selain itu, pelaksanaan pekerjaan juga diharapkan mengedepankan kualitas agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik dan tidak cepat mengalami kerusakan.
Dengan total anggaran mencapai Rp11,53 miliar, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Sendang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Catatan Redaksi:
Tulisan ini merupakan opini penulis berdasarkan pandangan umum terhadap fenomena sosial dan penegakan hukum. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Silakan hubungi redaksi melalui:
Email: trikaryabangkit@gmail.com
WhatsApp: +62 877-8841-0108


















