banner 728x250

Perkuat Branding dan Daya Saing Global, Dinkop dan UM Tulungagung Gelar Workshop Inovasi Desain Kemasan Produk

banner 468x60

    ROROKEMBANG TULUNGAGUNG – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop dan UM) Kabupaten Tulungagung terus menunjukkan komitmennya dalam mendongkrak daya saing dan kapasitas pelaku usaha lokal menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif. Di era digital dan modern saat ini, inovasi produk dinilai menjadi salah satu motor penggerak utama agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk kancah global.

Sebagai langkah konkret mewujudkan hal tersebut, Dinkop dan UM Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Workshop Inovasi Desain Kemasan Produk Usaha Koperasi yang bertempat di Ruang Naramukti, Kantor Dinkop dan UM Kabupaten Tulungagung, pada Senin (14/9/2026) sore.

banner 325x300

Kepala Dinkop dan UM Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi (PPK), Tatik Widyastuti, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara khusus sebagai strategi jangka panjang untuk menciptakan peningkatan volume penjualan sekaligus memperkuat identitas merek (branding) produk usaha lokal.

Workshop strategis ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang merupakan perwakilan penggiat dan pengurus koperasi sektor riil di wilayah Kabupaten Tulungagung. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian materi yang diberikan oleh para ahli di bidang pengemasan dan pemasaran produk.

Dalam pemaparannya, Tatik Widyastuti menyampaikan harapan besar agar pelatihan ini dapat memberikan nilai tambah serta manfaat nyata bagi para peserta dalam merintis maupun mengembangkan skala bisnis koperasi mereka.

“Dalam hal usaha apapun, memang harus dimulai dari hal kecil untuk mencapai hal besar dan mewujudkan bisnis yang sukses,” ujar Tatik saat memberikan arahan kepada para peserta kegiatan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sentuhan inovasi pada desain kemasan (packaging) merupakan kunci utama untuk mendongkrak kualitas visual serta meningkatkan nilai tawar suatu produk di pasaran. Kemasan yang dirancang secara profesional tidak hanya berfungsi sebagai pelindung fisik barang, melainkan menjadi medium komunikasi visual yang efektif untuk memikat daya tarik konsumen.

“Membuat desain kemasan bukan sekadar baik secara grafis, namun menuntut kemampuan memvisualisasikan strategi branding. Sebab, kemasan dibuat bukan untuk menutupi kekurangan produk, melainkan untuk menonjolkan kelebihan produk tersebut,” terangnya lebih lanjut.

Selain itu, Tatik juga menyoroti pentingnya pemahaman mengenai segmented market atau penentuan segmen pasar. Menurutnya, produk yang memiliki kualitas sangat baik terkadang kurang terserap optimal di pasaran apabila tidak diimbangi dengan strategi pengemasan yang selaras dengan karakteristik, kebutuhan, serta perilaku kelompok konsumen yang dituju.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, Dinkop dan UM Tulungagung berharap para pelaku usaha, khususnya sektor koperasi, semakin terpacu untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas mutu produk, serta memperluas peluang penetrasi pasar yang lebih luas di tengah ketatnya persaingan bisnis modern.

Catatan Redaksi:

Tulisan ini merupakan opini penulis berdasarkan pandangan umum terhadap fenomena sosial dan penegakan hukum. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Silakan hubungi redaksi melalui:

Email: trikaryabangkit@gmail.com
WhatsApp: +62 877-8841-0108

banner 325x300