banner 728x250

Bazar UMKM Tulungagung Pikat Pengunjung KTNA Agro Expo 2026 di Kota Batu

banner 468x60

ROROKEMBANG BATU – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop dan UM) Kabupaten Tulungagung sukses menarik perhatian publik dengan memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah dalam ajang Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Agro Expo 2026 yang digelar di Kota Batu, Jawa Timur. Pameran akbar ini berlangsung selama empat hari pada 18–21 September 2026.

Kepala Dinkop dan UM Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam KTNA Agro Expo 2026 merupakan strategi penting untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM Tulungagung ke kancah yang lebih luas.

banner 325x300

Menurutnya, partisipasi ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk semata, melainkan sarana diplomasi ekonomi daerah untuk mengangkat potensi lokal Kabupaten Tulungagung agar semakin dikenal masyarakat luas.

“Pada kesempatan ini, bazar UMKM Dinkop dan UM Kabupaten Tulungagung sangat ramai dikunjungi masyarakat yang ingin melihat dan mengetahui berbagai produk berkualitas yang dipamerkan,” ujar Slamet, Selasa (22/9/2026).

Slamet menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya hadir sebagai partisipan pasif, melainkan membawa komoditas dan produk komersial pilihan dengan standar kualitas terbaik. Kehadiran tersebut sekaligus merepresentasikan daya saing dan kreativitas para pelaku usaha mikro di Tulungagung.

“Kami ingin tampil kompetitif dan menunjukkan jati diri serta potensi terbaik UMKM asal Kabupaten Tulungagung di ajang ini,” tambahnya.

Melalui momentum tersebut, pihaknya berharap para pelaku IKM dan UMKM mendapatkan tambahan energi serta motivasi baru untuk terus meningkatkan kualitas produk serta memperluas jaringan pasar mereka.

Sebagai informasi, KTNA Agro Expo 2026 diselenggarakan bersamaan dengan agenda Rembug Paripurna KTNA Nasional di Kota Batu. Acara ini berfungsi sebagai platform strategis interaksi dan kolaborasi agribisnis yang mempertemukan petani, nelayan, unsur pemerintah, dunia usaha, lembaga penelitian, hingga pelaku industri pendukung.

Ajang ini juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan, pengenalan inovasi teknologi pertanian, serta pengembangan jejaring kemitraan bisnis guna mendorong kemajuan sektor agribisnis di Indonesia.

Catatan Redaksi:

Tulisan ini merupakan opini penulis berdasarkan pandangan umum terhadap fenomena sosial dan penegakan hukum. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Silakan hubungi redaksi melalui:

Email: trikaryabangkit@gmail.com
WhatsApp: +62 877-8841-0108

banner 325x300