banner 728x250
Blitar  

Megawati Buka Kembali Istana Gebang: “Jangan Mau Dijajah Lagi, Teladani Keteguhan Bung Karno”

banner 120x600
banner 468x60

 

ROROKEMBANG BLITAR – Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, secara resmi meresmikan renovasi Istana Gebang di Kota Blitar, Jawa Timur, pada Senin (15/6/2026). Peresmian ini bukan sekadar pembukaan situs sejarah atau tempat wisata masa kecil Bung Karno, melainkan momentum strategis untuk menggugah kesadaran bangsa akan makna kemerdekaan yang sesungguhnya serta pentingnya menjaga warisan ideologis Sang Proklamator.

banner 325x300

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh emosi tersebut dihadiri oleh keluarga besar Soekarno, termasuk putra Megawati, M. Prananda Prabowo, serta cucu-cucu Bung Karno, Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno. Kehadiran mereka memberikan nuansa personal dan historis yang kuat, mengingat Istana Gebang adalah saksi bisu masa kecil Bung Karno sebelum ia memulai perjalanan panjang perjuangannya. Ribuan kader PDIP dari berbagai tingkatan, termasuk pengurus DPC/PAC dan anggota dewan Karesidenan Kediri, juga memadati lokasi untuk menyaksikan langsung peresmian bersejarah ini, menandakan konsolidasi politik dan pendidikan ideologi yang masif di tingkat akar rumput.

Dalam sambutannya yang disampaikan dengan suara lantang dan penuh penghayatan, Megawati menegaskan bahwa Istana Gebang tidak boleh hanya dianggap sebagai objek wisata biasa. Ia meminta masyarakat, terutama generasi muda, untuk meresapi perjuangan sang ayah yang rela menghabiskan 22 tahun dalam penjara dan pengasingan di Ende, Bangka, dan Bengkulu demi kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai keteguhan, optimisme, dan keberanian Bung Karno harus terus hidup dan menjadi pedoman bagi anak bangsa di era modern ini.

“Tempat ini bukan hanya untuk dikunjungi, tapi untuk diresapi. Saya merenung berhari-hari saat diminta membuka kembali Istana Gebang ini. Apa yang harus saya ceritakan? Apakah hanya tentang tempat tinggal masa kecil Bung Karno? Bukan. Tapi tentang semangat perjuangan beliau,” ujar Megawati di hadapan ribuan peserta yang hadir. Ia menambahkan bahwa keteguhan Bung Karno bertahan dalam penderitaan didasari oleh keyakinan kuat bahwa suatu hari negara ini akan merdeka, sebuah optimisme yang patut diteladani di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, Megawati mengajak anak bangsa untuk tidak takut bersuara dan tetap waspada terhadap bentuk-bentuk penjajahan baru yang mungkin mengancam kedaulatan bangsa. Menurutnya, kemerdekaan bukanlah garis finis atau pencapaian final, melainkan proses dinamis yang harus terus diperjuangkan agar bangsa tidak kembali terjajah dalam wujud ekonomi, budaya, maupun politik. Seruannya yang bertanya apakah rakyat sudah benar-benar merdeka dan maukah dijajah lagi, disambut gemuruh jawaban “Tidak!” dari ribuan peserta, menunjukkan antusiasme dan komitmen kolektif untuk menjaga kemerdekaan.

Kehadiran elemen partai hingga tingkat DPC/PAC dan legislatif daerah dalam acara ini menunjukkan komitmen PDIP untuk menjadikan Istana Gebang sebagai pusat pendidikan ideologi berbasis nilai-nilai perjuangan Bung Karno. Renovasi istana diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bagi setiap pengunjung, baik kader partai maupun masyarakat umum, untuk meneladani keteguhan hati Sang Proklamator. Dengan demikian, Istana Gebang tidak hanya berfungsi sebagai monumen sejarah, tetapi juga sebagai living museum yang terus menginspirasi perjuangan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan di masa depan.

 

Catatan Redaksi:

Tulisan ini merupakan opini penulis berdasarkan pandangan umum terhadap fenomena sosial dan penegakan hukum. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Silakan hubungi redaksi melalui:

 

Email: trikaryabangkit@gmail.com

WhatsApp: +62 877-8841-0108

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *