Rorokembang Tulungagung — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung yang ke-818 tahun ini tetap menjadi magnet bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung,
terbukti suasana peringatan yang terpusat di Alun-alun kota dan pendopo kongas arum kusumane bongso yang dipenuhi masyarakat yang ikut prosesi bersih nagari . Sabtu (18/11/23)
Agenda peringatan dan prosesi itu sendiri baru dimulai sekitar jam 9.05 Wib. Namun antusias warga sangat nampak sekali di pinggir jalan yang dilewati peserta pawai kirab petaka,
Agenda pertama ditandai dengan hadirnya PJ Bupati beserta rombongan dari Dalem Ageng menuju Pendopo yang disusul dengan Kirab Pataka Kabupaten Tulungagung untuk diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung.
Serta prosesi acara acara lain,dan telah datang Hal yang ditunggu masyarakat adalah agenda penyerahan dua Buceng.
Sesi ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Sebelumnya,
seremonial prosesi di dalam Pendopo sudah disiapkan dua buah Buceng yakni Buceng Lanang dan Buceng Wadon yang berisi buah buahan sayuran dan puluhan ayam ingkung .
Setelah prosesi adat,kenduri yang selanjut nya ditutup dengan doa,
kemudian dilanjutkan dengan mengarak kedua Buceng kedepan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Dimana warga masyarakat sudah menunggu dengan antusias di luar pagar yang masih ditutup,dan jaga satpol PP
Namun Dalam proses rebutan tumpeng terjadi insiden terjatuh nya tas berwarna coklat ,
Hal ini di sebabkan pemilik tas terlena, pemilik tas yang sedang asik berebut tumpeng buceng, Lanang dan wadon ,
tidak menyadari kalau tas yang di bawanya terjatuh yang ditemukan oleh salah seorang anggota satpol PP Tulungagung yang sedang menjaga poses rebutan tumpeng .
Tas itu ditemukan di sekitaran tumpeng yang sedang di perebutkan oleh warga yang hadir di depan pendopo kongas Arum kusumane bongso.
Tas yang ditemukan satpol PP Tulungagung di amankan dan di tunggu siapa pemilik nya. Ternyata milik salah satu awak media yang sedang meliput acara rebutan tumpeng.
Pewarta T Santoso

















