ROROKEMBANG TULUNGAGUNG – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur perbukitan Kecamatan Sendang. Dua sepeda motor terlibat tabrakan hebat tepat di depan minimarket Indomaret, Desa Tugu, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, pada Jumat (6/2/2026) siang sekitar pukul 11.30 WIB.
Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan jenis matic ini sempat mengejutkan warga sekitar dan pengunjung minimarket. Benturan keras tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan serta menyebabkan dua orang pengendara harus mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AG 4586 RBK dan Honda Vario bernomor polisi AG 5681 RFX. Kedua kendaraan yang sama-sama berwarna hitam tersebut mengalami kerusakan signifikan pada bagian depan (adu banteng).
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, identitas korban adalah sebagai berikut:
-
Risky Saputra (19): Pengendara Honda Beat asal Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Risky dilaporkan mengalami luka lecet pada kepala bagian kanan serta cedera pada kaki kanan. Karena luka di kepala, korban langsung dirujuk ke RSUD dr. Iskak Tulungagung guna mendapatkan penanganan dokter spesialis.
-
Yayang Mardiana (36): Pengendara Honda Vario. Yayang mengalami luka lecet pada kaki kiri dan mengeluh nyeri hebat yang mengakibatkan kesulitan untuk menekuk persendian kaki.
Peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Risky melaju dari arah barat menuju ke timur. Di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan (timur ke barat), melaju Honda Vario yang dikendarai oleh Yayang Mardiana.
Sesampainya di depan Indomaret Desa Tugu, pengendara Honda Vario dilaporkan secara tiba-tiba melakukan manuver belok ke arah kanan (masuk ke area parkir minimarket). Diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kurangnya pengamatan terhadap situasi lalu lintas dari arah berlawanan, tabrakan tidak dapat dihindarkan.
“Kejadiannya sangat cepat. Motor dari arah timur mau masuk ke Indomaret, tapi sepertinya tidak memperhatikan motor dari arah depan. Suara benturannya sangat keras hingga warga berlarian keluar,” ungkap Ruby (60), salah satu saksi mata di lokasi.
Saksi lain, Suwadi (57), menambahkan bahwa kondisi kedua korban sempat tergeletak di aspal sebelum dievakuasi oleh warga ke pinggir jalan. Ironisnya, dari pengamatan saksi dan petugas di lapangan, kedua pengendara diketahui tidak mengenakan helm saat berkendara.
Kelalaian dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) ini disinyalir memperparah cedera yang dialami korban, terutama luka pada bagian kepala yang dialami oleh pengendara berusia 19 tahun tersebut.
Petugas kepolisian dari Polsek Sendang segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat banyaknya warga yang berkerumun.
Kasus ini kini telah dilaporkan dan dikoordinasikan dengan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna menentukan penyebab pasti kecelakaan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan di wilayah Sendang yang memiliki kontur jalan berliku, agar selalu waspada. Pengendara diingatkan untuk selalu menyalakan lampu isyarat (sein) sebelum berbelok, menjaga jarak aman, serta wajib mengenakan helm meskipun bepergian dalam jarak dekat.
Pewarta T Santoso
Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12)Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: trikaryabangkit@gmail.com atau WA +6287788410108 Terima kasih.

















