Tulungagung Rorokembang – Upaya memperbaiki kondisi infrastruktur di wilayah pegunungan Kecamatan Sendang kini mendapat perhatian serius. Tiga anggota DPRD Tulungagung dari daerah pemilihan V menjalin kolaborasi erat dengan Bupati Tulungagung untuk mendorong percepatan pembangunan serta rehabilitasi infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Ketiga anggota DPRD tersebut adalah:
- Marsono, S.Sos. (PDIP) – Ketua DPRD Tulungagung
- Haji Sabar (Nasdem) – Wakil Ketua DPRD Tulungagung
- Andrianto, S.Pd. (PKS) – Anggota Komisi D DPRD Tulungagung
Realisasi Pembangunan Jalan
Kerja sama ini telah membuahkan hasil nyata dengan terealisasinya pembangunan di tiga titik jalan poros, yaitu:
- Jalan poros Krosok–Kedoyo
- Jalan poros Talang–Nglutung
- Jalan desa Tugu
Selain itu, perbaikan jalan longsor di wilayah Mojo Gitik yang menjadi jalur utama masyarakat Sendang juga telah selesai dikerjakan bulan ini.
Meski masih banyak ruas jalan rusak, DPRD dan Pemkab berkomitmen melanjutkan perbaikan secara bertahap di tahun mendatang.
Aspirasi Warga Jadi Prioritas
Dalam beberapa bulan terakhir, anggota DPRD intens turun ke lapangan menyerap aspirasi warga di desa-desa seperti Nglurup, Nyawangan, Krosok, dan Kedoyo. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang menghambat aktivitas ekonomi, terutama pengangkutan hasil pertanian dan peternakan.
Selain itu, akses menuju puskesmas pembantu dan sekolah dasar juga menjadi perhatian utama.
“Kami tidak sekadar menerima laporan di kantor. Kami turun langsung melihat kondisi di lapangan, berbicara dengan warga, dan memastikan masalah infrastruktur ini harus menjadi prioritas pembangunan,” tegas ketiga anggota DPRD.
Dukungan Teknis dari Pemkab
Bupati Tulungagung menyambut positif inisiatif legislatif ini. Melalui Dinas PUPR, Pemkab telah melakukan pemetaan titik-titik yang akan ditangani, mulai dari jalan kabupaten yang retak dan ambles, perbaikan jembatan, hingga pembangunan drainase untuk mencegah banjir dan longsor.
“Kami mengapresiasi semangat DPRD yang memberikan perhatian besar terhadap Sendang. Pembangunan di daerah pegunungan memang memiliki tantangan tersendiri, sehingga kolaborasi pemerintah daerah dan legislatif sangat penting agar program berjalan efektif,” ujar Bupati Tulungagung.
Pemkab berkomitmen mempercepat proses penganggaran dan pengadaan agar pengerjaan tahap awal bisa dimulai pada awal tahun mendatang.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Kolaborasi ini diharapkan membawa dampak nyata bagi masyarakat Sendang. Dengan akses jalan yang lebih baik, waktu tempuh menuju pusat kota Tulungagung akan berkurang signifikan. Perbaikan jalan desa juga meningkatkan kenyamanan perjalanan anak-anak menuju sekolah serta mempermudah petani mengangkut hasil panen.
Seorang warga Kedoyo menyampaikan harapannya:
“Selama ini kami harus berhati-hati saat perjalanan malam karena banyak jalan berlubang dan minim penerangan. Semoga perbaikan ini memberi rasa aman bagi kami.”
Komitmen Transparansi
Ketiga anggota DPRD menegaskan bahwa pembangunan akan dilakukan bertahap dengan skala prioritas. Pengawasan akan diperketat agar kualitas pekerjaan tidak mengecewakan.
“Kami ingin pembangunan ini tidak hanya selesai, tetapi benar-benar berkualitas dan bertahan lama. Anggaran harus digunakan secara efektif dan transparan,” tegas mereka.

















