banner 728x250

Buntut Pelemparan Kaca Truk Oleh Petugas Timbang pojok Ngantru Berakhir Damai

banner 120x600
banner 468x60

 

Rorokembang Tulungagung – Tragedi Pelemparan terhadap Truk yang dikemudikan feri Diky Setiawan dari Jombang , yang melaju dari arah Surabaya dengan tujuan Plosokandang Tulungagung tepatnya di depan Jembatan Timbang pojok Ngantru yang dilakukan oknum Dishub Jembatan Timbang pojok mengakibatkan kaca depan Truk tersebut pecah. Rabu (29/11/2023).

banner 325x300

Ferian Diky Setiawan selaku korban pelemparan kerucut rambu jalan yang mengakibatkan pecah nya kaca depan Truk yang di kemudikannya.

Menurut ferian saat di konfirmasi menjelaskan kejadian, sebenar nya ia mau berhenti saat petugas jembatan timbang menghentikannya berhubung truk nya bermuatan otomatis tidak bisa berhenti mendadak,terus oknum petugas jembatan timbang melemparkan kerucut rambu jalan sehingga mengakibatkan pecah berkeping keping kaca truk yang di kemudikanya tuturnya.

Ferian juga menjelaskan “kemarin dirinya sempat membuat surat pernyataan tidak akan menuntut ganti rugi pada pihak Jembatan Timbang, hal itu dilakukan dengan terpaksa karena ada intimidasi jelas ,

Setelah kejadian itu Feri mengadu kepada All komunitas sopir yang ada di Tulungagung,alhasil dengan adanya beberapa anggota Al komunitas sopir sempat menggeruduk Jembatan Timbang yang berada di Pojok Ngantru dengan tuntutan untuk mengubah isi perjanjian yang telah di buat feri,akhirnya dengan diskusi yang Alot pihak jembatan Timbang mau Menganti kaca Depan yang pecah berantakan akibat di lempar kerucut rambu jalan.pungkas ferian .

Sementara itu Eko Hp saat di konfirmasi menuturkan “Pecahnya kaca truk yang di lempar kerucut Rambu jalan , berawal dari rasa jengkel salah satu oknum ’ Dishub timbangan pojok.
Eko selaku kordinator Jembatan timbang Ngantru Mengatakan kepada awak media Rorokembang.id “Truk tersebut terlihat tidak ada gejala mau berhenti waktu Petugas mengarahkannya masuk Jembatan Timbang. Tapi truk itu meneruskan lajunya ke arah kota Tulungagung . Seakan tidak mengindahkan anjuran kami, selaku petugas untuk melakukan pengecekan muatan.Disitulah insiden terjadi, dan saya sudah meminta maaf kepada Pengemudi Truk , tutur Eko

Di tempat kejadian awak media mendapati pihak Paguyuban Pengemudi Truk, Petugas Dishub beserta jajarannya, Petugas Lantas serta beberapa anggota Polsek Ngantru berupaya melakukan tindakan preventif untuk mendamaikan kedua belah pihak.

Kemudian dua orang petugas dari polres mengklarifikasi kejadian tersebut dan hasilnya bahwa perkara diselesaikan secara kekeluargaan, dengan Petugas jembatan timbang Pojok memberikan uang ganti rugi guna pemasangan Kaca Baru,dan pihak supir truk berjanji tidak mengulangi hal itu lagi begitu pula dari pihak jembatan timbang Pojok.

Pewarta T Santoso

banner 325x300